# Nakafa Learning Content

> For AI agents: use [llms.txt](https://nakafa.com/llms.txt) for the site index. Markdown versions are available by appending `.md` to content URLs or sending `Accept: text/markdown`.

URL: https://nakafa.com/id/exercises/high-school/snbt/general-reasoning/try-out/2026/set-1/8

Exercises: Try Out 2026 - Set 1: Simulasi ujian nyata untuk mengasah kemampuan dan kepercayaan diri. - Soal 8

---

## Exercise 8

### Question

export const metadata = {
    title: "Soal 8",
    authors: [{ name: "Nabil Akbarazzima Fatih" }],
    date: "01/01/2026",
};

Kemtan (Kementerian Pertanian) telah berhasil meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas tanaman pangan, secara signifikan dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Konsekuensinya, impor sejumlah komoditas pangan dapat ditekan. Peluang untuk memacu produksi pangan sebetulnya masih terbuka lebar tanpa perlu menambah luas lahan pertanian. Satu di antara caranya adalah mempersempit kesenjangan produktivitas antara petani di Jawa dan luar Jawa. Kinerja mengesankan dalam memacu produksi tanaman pangan terekam oleh data statistik.

Sepanjang <InlineMath math="2014 - 2018" />, produksi padi tercatat mengalami kenaikan rata-rata <InlineMath math="3{,}0\text{ persen}" /> per tahun. Laju kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan sepanjang <InlineMath math="2010 - 2014" /> yang hanya sebesar <InlineMath math="1{,}39\text{ persen}" /> per tahun. Hal serupa – bahkan lebih fantastis – juga terjadi pada komoditas jagung yang produksinya secara rata-rata tumbuh sebesar <InlineMath math="10{,}53\text{ persen}" /> per tahun pada periode yang sama, lebih tinggi dari periode <InlineMath math="2009 - 2014" /> yang hanya sebesar <InlineMath math="1{,}66\text{ persen}" />. Hal ini tentu tidak lepas dari keberhasilan berbagai program pemerintah yang difokuskan pada upaya peningkatan produksi dengan memacu produktivitas (intensifikasi) dan luas lahan (ekstensifikasi). Dalam hal ini, upaya serius dan komitmen kuat pemerintah tecermin dari total belanja sarana dan prasarana produksi pertanian yang mencapai kisaran <InlineMath math="70\text{ persen}" /> dari total anggaran Kemtan (Kemtan <InlineMath math="2018" />).

Apabila total anggaran Kemtan pada tahun <InlineMath math="2018" /> sebesar <InlineMath math="\text{Rp}100.000.000.000{,}00" />, maka besar belanja sarana dan prasarana produksi pertanian sebesar ...


### Choices

- [ ] $$\text{Rp}40.000.000.000{,}00$$
- [ ] $$\text{Rp}50.000.000.000{,}00$$
- [ ] $$\text{Rp}60.000.000.000{,}00$$
- [x] $$\text{Rp}70.000.000.000{,}00$$
- [ ] $$\text{Rp}80.000.000.000{,}00$$

### Answer & Explanation

export const metadata = {
  title: "Pembahasan Soal 8",
  authors: [{ name: "Nabil Akbarazzima Fatih" }],
  date: "01/01/2026",
};

Untuk menghitung besar belanja sarana dan prasarana produksi pertanian, kita perlu menggunakan informasi persentase yang terdapat dalam teks.

Diketahui:
1.  Total belanja sarana dan prasarana produksi pertanian mencapai kisaran <InlineMath math="70\text{ persen}" /> dari total anggaran Kemtan.
2.  Total anggaran Kemtan tahun <InlineMath math="2018" /> adalah <InlineMath math="\text{Rp}100.000.000.000{,}00" />.

Perhitungan:

<MathContainer>
  <BlockMath math="\text{Besar Anggaran} = \frac{70}{100} \times 100.000.000.000" />
  <BlockMath math="\text{Besar Anggaran} = 70.000.000.000" />
</MathContainer>

Jadi, besar belanja sarana dan prasarana produksi pertanian adalah <InlineMath math="\text{Rp}70.000.000.000{,}00" />.


---
