Dua istilah ini sering muncul bersama karena masalahnya sama, tetapi pertanyaannya berbeda. Mitigasi mengurangi penyebab, sedangkan adaptasi mengurangi kerugian yang sudah atau akan terasa.
Saat menghadapi perubahan iklim, ada dua pertanyaan berbeda. Pertama, bagaimana kita mengurangi penyebabnya? Kedua, bagaimana kita mengurangi kerugiannya ketika dampak sudah terjadi?
Respons pertama disebut mitigasi. Mitigasi adalah usaha mengurangi emisi gas rumah kaca atau meningkatkan penyerapannya. Respons kedua disebut adaptasi. Adaptasi adalah usaha menyesuaikan diri agar dampak perubahan iklim tidak terlalu merusak.
Adaptasi Bertanya tentang Kerugian
IPCC memakai dua kerangka ini saat membahas respons iklim. Mitigasi menekan penyebab pemanasan, sedangkan adaptasi mengurangi risiko dampak.
Pembedaan ini membuat tindakan iklim tidak bercampur. Satu tindakan bisa tampak baik, tetapi kita tetap perlu bertanya apakah ia menurunkan penyebab, menahan dampak, atau melakukan keduanya.
Pertanyaan utama
Nama respons
Contoh arah tindakan
Bagaimana penyebab pemanasan dikurangi?
Mitigasi
Menurunkan emisi, menjaga hutan, mengelola limbah organik
Bagaimana kerugian dampak dikurangi?
Adaptasi
Melindungi pesisir, mengatur air, menyesuaikan pola tanam
Apakah satu tindakan bisa membantu keduanya?
Manfaat ganda
Memulihkan mangrove sambil tetap mengurangi emisi fosil
Mitigasi bekerja di sisi sumber masalah. Fokusnya bukan sekadar terlihat hijau, tetapi menurunkan gas rumah kaca atau menjaga penyerap karbon tetap berfungsi. Karena itu, tindakan mitigasi perlu dibaca dari perubahan nyata pada emisi atau serapan karbon.
Mitigasi bekerja pada sumber masalah. Menghemat energi, beralih ke energi yang lebih rendah emisi, mengurangi pembakaran bahan bakar fosil, mengelola sampah organik, dan menjaga hutan adalah contoh arah mitigasi.
Restorasi hutan dan penanaman beragam jenis tumbuhan dapat membantu menyerap karbon. Namun bukan berarti semua penanaman sama. Ekosistem yang beragam biasanya memiliki fungsi lebih banyak daripada lahan satu jenis tanaman saja. Keanekaragaman membantu tanah, air, hewan, mikroba, dan penyimpanan karbon bekerja bersama.
Mengurangi plastik sekali pakai juga dapat menjadi bagian dari mitigasi jika menurunkan produksi, energi, dan limbah. Tetapi cara terbaik harus tetap dilihat dari seluruh siklusnya, bukan hanya memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain.
Adaptasi menerima bahwa sebagian dampak sudah terjadi atau mungkin terjadi. Contohnya, petani dapat memilih varietas tanaman yang lebih tahan kering, memperbaiki jadwal tanam, atau mengelola air lebih hemat. Wilayah pesisir dapat memperkuat perlindungan pantai dan memperbaiki tata ruang.
Adaptasi bukan tanda menyerah. Adaptasi adalah cara menjaga keselamatan sambil mitigasi tetap dilakukan. Tanpa mitigasi, dampak akan terus membesar. Tanpa adaptasi, masyarakat dan ekosistem lebih mudah terdorong ke kerugian saat dampak datang.
Mitigasi bertanya tentang penyebab. Adaptasi bertanya tentang kerugian. Tindakan iklim yang kuat biasanya tahu posisi keduanya.
Beberapa tindakan punya dua nilai sekaligus. Agar tidak rancu, mulai dari tujuan utamanya, lalu lihat apakah tindakan itu juga memberi manfaat tambahan. Cara baca ini membantu membedakan label utama tanpa menutup mata terhadap manfaat lain.
Satu kegiatan bisa memiliki dua manfaat. Menanam kembali mangrove, misalnya, dapat menyimpan karbon sekaligus melindungi pesisir dari abrasi dan gelombang. Jika kita menekankan penyimpanan karbon, itu sisi mitigasi. Jika kita menekankan perlindungan pesisir, itu sisi adaptasi.
UNEP dan IUCN menjelaskan solusi berbasis alam sebagai perlindungan, pengelolaan, dan pemulihan ekosistem yang dapat membantu mitigasi sekaligus adaptasi. Artinya, tindakan seperti ini bukan pengganti pengurangan emisi fosil, tetapi bagian dari paket respons yang lebih lengkap.
Cara membedakannya adalah melihat tujuan utama dalam kalimat. Kata kerja seperti mengurangi emisi, menyerap karbon, atau mengganti energi fosil mengarah ke mitigasi. Kata kerja seperti melindungi, menyesuaikan, memperkuat ketahanan, atau mengurangi kerugian mengarah ke adaptasi.
Kalimat "desa pesisir menanam mangrove agar abrasi berkurang dan rumah warga lebih terlindungi" terutama sedang menekankan adaptasi. Tujuannya adalah mengurangi kerugian akibat dampak di pesisir. Mangrove tetap dapat menyimpan karbon, tetapi fokus kalimat itu adalah perlindungan.
Inilah bagian yang perlu dibaca hati-hati. Tindakan iklim tidak selalu masuk satu kotak saja. Yang menentukan cara kita menjelaskannya adalah tujuan yang sedang dibicarakan, baik menekan penyebab, mengurangi dampak, maupun memulihkan fungsi ekosistem.