Dampak Energi Dimulai Sebelum Listrik Dipakai
Saat lampu menyala, lampu mengubah energi listrik menjadi cahaya dan kalor. Sebelum listrik sampai ke rumah, sekolah, atau klinik, sumber energi untuk menghasilkan listrik dicari atau dikumpulkan, diubah menjadi listrik, lalu disalurkan.
Eksplorasi sumber energi adalah kegiatan mencari, memetakan, dan menilai sumber energi sebelum sumber itu dipakai. Pengambilan sumber energi adalah kegiatan mengambil sumber tersebut dari alam. Penggunaan energi adalah tahap ketika energi yang sudah disalurkan dipakai oleh alat, transportasi, rumah, atau industri.
Tidak semua sumber melewati setiap tahap. Angin dan cahaya matahari tidak memerlukan pengambilan bahan bakar, tetapi turbin angin dan panel surya tetap memerlukan bahan baku, pembuatan alat, pemasangan, dan pengelolaan akhir pakai.
Tahap yang perlu dinilai dapat ditulis sebagai berikut:
Mulai dari eksplorasi sumber energi, lalu pengambilan, konversi, distribusi, dan penggunaannya. Terakhir, nilai sisa yang ditinggalkan.
Dampak dapat muncul di tambang, sumur, bendungan, jaringan listrik, panel surya, turbin, dan baterai. Pada setiap tahap, dampak tersebut dapat memengaruhi udara, air, tanah, serta masyarakat di sekitarnya.
Dampak di Seluruh Rantai Energi
Dampak lingkungan adalah perubahan pada udara, air, tanah, makhluk hidup, atau bentang alam akibat suatu kegiatan. Emisi adalah zat atau energi yang dilepaskan ke lingkungan, misalnya gas buang dari pembakaran bahan bakar.
Hampir semua bagian sistem listrik dapat memengaruhi lingkungan, mulai dari pembangkitan sampai jaringan listrik.
| Tahap | Yang terjadi | Dampak yang perlu dicek |
|---|---|---|
| Eksplorasi sumber energi | Lokasi sumber energi dicari dan diuji. | Cek perubahan lahan, persetujuan masyarakat, dan gangguan awal pada habitat. |
| Pengambilan sumber energi | Sumber energi diambil dari alam. | Cek air, tanah, debu, kebisingan, dan keselamatan pekerja. |
| Konversi | Energi awal diubah menjadi listrik, kalor, atau gerak. | Cek emisi, kalor sisa, getaran, dan limbah proses. |
| Distribusi | Energi dikirim lewat jaringan atau bahan bakar diangkut. | Cek kehilangan energi, kebutuhan lahan, serta dampak jalur distribusi terhadap lingkungan sekitar. |
| Penggunaan | Energi dipakai untuk alat, transportasi, rumah, atau industri. | Cek efisiensi alat, pola pemakaian, dan limbah yang tersisa saat masa pakai alat berakhir. |
Pada setiap tahap, bandingkan besar dampak, lamanya dampak, wilayah yang terkena, dan bukti yang tersedia. Sebagian dampak terlihat langsung, sedangkan dampak lain baru terlihat setelah berlangsung lama atau menyebar ke wilayah yang luas.
Dampak Berbeda menurut Sumber dan Tahap
Pada bahan bakar fosil, dampak besar muncul dari penambangan atau pengeboran cadangan geologis dan dari pembakaran bahan bakar. Cadangan geologis adalah bahan yang terbentuk di bawah permukaan Bumi dalam waktu sangat lama, seperti batu bara atau minyak bumi. Pembakaran bahan bakar fosil melepaskan karbon dioksida, yaitu .
Gas rumah kaca menyerap dan memancarkan radiasi inframerah pada panjang gelombang tertentu. Sebagian radiasi yang dipancarkan atmosfer kembali ke permukaan Bumi. Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca memperkuat efek radiasi ini dan mengubah keseimbangan energi Bumi.
Sebagian teknologi terbarukan, termasuk turbin angin dan panel fotovoltaik, beroperasi tanpa membakar bahan bakar. Biomassa dapat melibatkan pembakaran, sedangkan tenaga air, sistem panas bumi, dan teknologi lain memiliki dampak operasi yang berbeda. Setiap pilihan tetap membutuhkan peralatan, akses lahan atau air, material, perawatan, dan pengelolaan setelah peralatan tidak dipakai lagi.
Teknologi energi bersih membutuhkan mineral seperti litium, kobalt, nikel, tembaga, dan unsur tanah jarang. Beberapa teknologi sangat bergantung pada pasokan mineral tersebut. Karena itu, dampak penambangan perlu dikurangi dan pasokan mineral perlu direncanakan agar tidak mudah terganggu.
Sumber energi dengan emisi operasi yang rendah tetap perlu dinilai sejak eksplorasi sampai pengelolaan peralatan setelah masa pakainya berakhir.
Jadi, dampak total mencakup lebih dari dampak saat alat sedang menyala saja.
Menilai Tambang Terbuka Batu Bara
Pada tambang terbuka batu bara, lapisan tanah dan batuan di atas cadangan batu bara dapat dibuka agar batu bara bisa diambil. Pembakaran batu bara dan perubahan lahan selama penambangan sama-sama menimbulkan dampak.
Penambangan batu bara dapat memengaruhi tanah, air, udara, dan habitat sekitar.
Saat mengamati area tambang, periksa tanah yang dipindahkan, arah aliran air, sebaran debu oleh angin, dan kemungkinan pemulihan lahan setelah kegiatan selesai.
Bandingkan Manfaat dan Dampak di Setiap Tahap
Penilaian energi membandingkan energi berguna dengan dampak lingkungan dan sosial pada setiap tahap. Label "terbarukan" dan "tak terbarukan" hanya memberi sebagian informasi.
| Pertanyaan penilaian | Informasi yang dicatat |
|---|---|
| Energi berguna apa yang dihasilkan? | Sebutkan bentuk keluaran yang berguna, seperti listrik, kalor, atau gerak, lalu ukur energi atau daya yang dihasilkan. |
| Dampak apa yang muncul di hulu? | Hulu mencakup eksplorasi, penambangan, pengeboran, bahan baku, dan pembuatan alat. |
| Dampak apa yang muncul saat operasi? | Operasi mencakup emisi, kebisingan, penggunaan air, panas sisa, dan kebutuhan lahan. |
| Dampak apa yang muncul di akhir pakai? | Akhir pakai mencakup limbah, pembongkaran alat, pemulihan lahan, dan daur ulang. |
| Siapa yang menerima manfaat dan dampak? | Keputusan energi perlu mempertimbangkan pengguna energi dan warga yang tinggal dekat sumber atau pembangkit. |
Sebagian dampak pembangkit tidak tercantum dalam harga listrik. Contohnya adalah pencemaran udara, gangguan sungai, hilangnya habitat, dan limbah yang perlu dikelola dalam jangka panjang.
Penilaian Menyeluruh untuk Setiap Pilihan Energi
Setiap pilihan energi memiliki manfaat, biaya, dampak sosial, dan dampak lingkungan. Bandingkan semuanya dengan bukti dari seluruh rantai energi, lalu tentukan siapa yang bertanggung jawab mengurangi dan menangani dampaknya.
Perencanaan energi yang bertanggung jawab mengukur dampak, mengurangi kerusakan yang dapat dicegah, dan memulihkan wilayah terdampak jika memungkinkan.
Saat menilai sebuah pembangkit, gunakan empat pertanyaan berikut: energi apa yang masuk, energi apa yang keluar, sisa apa yang muncul, dan siapa yang harus mengelola sisa tersebut? Jawabannya menunjukkan aliran energi, jenis sisa yang dihasilkan, dan pihak yang bertanggung jawab mengelola sisa tersebut.