Urutan Konversi Energi dalam Alat
Konversi energi adalah perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Kata "konversi" tidak berarti energi diciptakan dari nol. Energi tetap mengikuti hukum kekekalan. Bentuk energi dapat berubah dan energi dapat berpindah dari satu bagian sistem ke bagian lain.
Energi berubah bentuk saat digunakan, tetapi jumlah totalnya tetap. Dalam setiap konversi, sebagian energi menjadi keluaran yang dibutuhkan. Sebagian lainnya berpindah ke lingkungan, misalnya sebagai kalor, bunyi, atau getaran.
Jalur konversi menunjukkan bagaimana suatu teknologi energi mengubah energi:
Energi yang berpindah ke lingkungan tetap masuk dalam perhitungan. Energi tersebut dapat berupa kalor, bunyi, getaran, atau cahaya pantul.
Jalur Konversi pada Pembangkit
Diagram berikut menjawab satu pertanyaan: energi dari alam berubah menjadi apa sebelum akhirnya dipakai?
Pada pembangkit listrik tenaga air, air mengalir melalui penstock dan memutar turbin. Turbin kemudian memutar generator yang menghasilkan listrik.
Pada pembangkit listrik tenaga angin, angin memutar bilah turbin, rotor memutar generator, lalu generator menghasilkan listrik.
- Jalur konversi
- Angin memutar rotor, rotor memutar generator, lalu listrik dialirkan keluar.
- Makna fisika
- Kelajuan angin yang lebih besar dapat membuat rotor berputar lebih cepat, tetapi daya keluaran tetap dibatasi oleh kapasitas turbin, sistem kontrol, dan kondisi lokasi.
Pada panel fotovoltaik, sel surya mengubah cahaya Matahari langsung menjadi listrik. Hanya foton yang diserap bahan semikonduktor yang menyumbangkan energi untuk menghasilkan listrik.
| Teknologi | Jalur konversi utama | Energi yang sering berpindah ke lingkungan sebagai |
|---|---|---|
| Pembangkit listrik tenaga air | potensial gravitasi air → kinetik air → turbin → generator → listrik | kalor akibat gesekan poros, bunyi, getaran |
| Turbin angin | kinetik angin → turbin → generator → listrik | bunyi, getaran, kalor pada komponen |
| Panel surya fotovoltaik | radiasi Matahari → listrik | cahaya pantul dan kalor |
| Biomassa | energi kimia → pembakaran → kalor → turbin → generator → listrik | kalor sisa, gas buang, bunyi |
| Biogas | energi kimia → pembakaran dalam mesin atau turbin → gerak poros → generator → listrik | kalor sisa, gas buang, bunyi |
| Panas bumi | energi termal reservoir → aliran uap atau fluida kerja → turbin → generator → listrik | kalor sisa dan gesekan sistem |
Teknologi biopower mengubah biomassa menjadi panas dan listrik melalui pembakaran, penguraian oleh bakteri, atau konversi menjadi bahan bakar gas dan cair.
Pembangkit panas bumi memakai fluida panas atau uap dari bawah permukaan Bumi untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.
Efisiensi Mengukur Bagian Energi yang Berguna
Karena tidak semua energi masuk menjadi keluaran yang kita butuhkan, kita memakai efisiensi. Efisiensi menunjukkan perbandingan antara energi berguna dan energi masuk.
Keterangan simbol:
| Simbol | Makna |
|---|---|
| efisiensi | |
| energi yang sesuai tujuan alat | |
| energi yang diterima alat |
Misalkan sebuah panel menerima energi cahaya dan menghasilkan energi listrik . Efisiensinya adalah:
Energi yang tidak menjadi listrik berguna adalah:
Jadi, efisiensi bukan berarti sisa hilang. Sisa energinya berpindah ke lingkungan, misalnya sebagai kalor dan cahaya yang tidak terserap panel.
Efisiensi energi mengukur bagian energi masuk yang berhasil diubah alat menjadi keluaran berguna.
Membandingkan Jalur Konversi Beberapa Alat
Panel surya, turbin angin, generator, dan reaktor biogas mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Nama alat saja belum menjelaskan sumber energi, urutan perubahannya, energi yang dapat digunakan, dan energi yang berpindah ke lingkungan.
| Kalau melihat ini | Tanyakan ini |
|---|---|
| Panel surya | Berapa bagian energi radiasi yang menjadi listrik? |
| Turbin angin | Apakah angin cukup cepat untuk memutar rotor? |
| Pembangkit listrik tenaga air | Seberapa besar debit air dan beda ketinggian antara saluran masuk dan turbin? |
| Biomassa | Apakah pasokan bahan baku biomassa cukup dan dikelola secara berkelanjutan? |
| Pembangkit panas bumi | Apakah lokasi menyediakan suhu bawah tanah, fluida, dan aliran yang memadai untuk pembangkit? |
Jalur konversi mencatat sumber, bentuk energi awal, bentuk keluaran, energi berguna, dan energi yang berpindah ke lingkungan.