Mulai dari Kecepatan Awal yang Dipecah
Analisis gerak parabola hampir selalu dimulai dari satu pertanyaan sederhana: berapa bagian kecepatan yang mendatar dan berapa bagian yang tegak? Jika kelajuan awalnya dan sudutnya , komponen awalnya adalah:
For AI agents: use /llms.txt for the Nakafa content index.
Analisis gerak parabola hampir selalu dimulai dari satu pertanyaan sederhana: berapa bagian kecepatan yang mendatar dan berapa bagian yang tegak? Jika kelajuan awalnya dan sudutnya , komponen awalnya adalah:
Setelah itu, arah mendatar dan arah vertikal dihitung dengan aturan yang berbeda. Arah mendatar memakai GLB karena tidak ada percepatan mendatar. Arah vertikal memakai GLBB karena gravitasi terus bekerja ke bawah.
Kunci analisis gerak parabola adalah memakai waktu yang sama untuk dua arah yang berbeda.
Lengkung dan bola bayangan menunjukkan posisi pada selang waktu yang sama, bukan lintasan mendatar dan vertikal yang terpisah. Angka di bawah adegan berasal dari pemecahan yang sama: tetap, sedangkan berubah karena gravitasi menarik ke bawah.
Cara membaca angkanya lebih enak kalau dilihat sebagai urutan rumus yang sama:
Jadi angka di bawah adegan bukan angka yang dipilih manual. Semuanya dihitung dari pilihan tembakan, lalu disajikan sebagai komponen, waktu, jangkauan, dan kecepatan sesaat.
Di puncak lintasan, benda masih bergerak mendatar, tetapi gerak naik-turunnya berhenti sesaat. Karena itu, syarat puncak adalah .
Jika , waktu menuju puncak menjadi:
Untuk kelajuan awal dengan sudut , komponen vertikal awalnya . Sebelum puncak nilainya positif, di puncak menjadi nol, lalu setelah puncak bernilai negatif karena benda mulai turun.
Jika benda berangkat dari tanah dan kembali ke tanah pada ketinggian yang sama, waktu totalnya dua kali waktu menuju puncak.
Rumus ini menunjukkan mengapa jangkauan tidak hanya ditentukan oleh sudut. Jangkauan juga bergantung pada kecepatan mendatar dan berapa lama benda berada di udara.
Untuk mencari kecepatan pada waktu tertentu, hitung dulu dan pada waktu itu. Komponen mendatar tetap, sedangkan komponen vertikal berubah.
Arah kecepatannya juga dapat dibaca dari perbandingan komponen vertikal dan mendatar:
Jika positif, arah kecepatan miring ke atas. Jika negatif, arah kecepatan miring ke bawah.
Sebuah bola ditembakkan dengan kelajuan awal dan sudut . Gunakan .
Contoh ini sengaja memakai sudut yang komponen trigonometrinya jelas, sehingga kamu bisa melihat urutan analisis lengkap: pecah kecepatan awal, cari waktu dari gerak vertikal, lalu pakai waktu yang sama untuk membaca jangkauan dan kecepatan sesaat.
Komponen awalnya:
Waktu menuju puncak:
Waktu total dan jangkauan:
Misalkan kita ingin kecepatan pada . Komponen vertikalnya:
Sementara itu, tetap. Kelajuannya:
Arah kecepatannya terhadap horizontal:
Jadi, pada , bola masih bergerak miring ke atas karena masih positif.