Dua Besaran untuk Cepat Lambat Gerak
Ketika benda bergerak, kita dapat bertanya dengan dua cara. Pertama, seberapa cepat lintasan ditempuh? Jawabannya adalah kelajuan. Kedua, seberapa cepat posisi berubah ke arah tertentu? Jawabannya adalah kecepatan.
Kelajuan adalah besaran skalar, sehingga hanya memiliki nilai. Kecepatan adalah besaran vektor, sehingga memiliki nilai dan arah.
Simbol menyatakan jarak tempuh, menyatakan perpindahan pada garis lurus, dan menyatakan selang waktu. Kalau kita membahas satu perjalanan utuh, rumus ini membaca kelajuan dan kecepatan selama selang waktu itu.
Kelajuan memakai seluruh jarak tempuh. Kecepatan memakai perpindahan bersih beserta tandanya.
- Jarak tempuh
- Perpindahan
- Kelajuan rata-rata
- Kecepatan rata-rata
Lintasan dan Perubahan Posisi Tidak Sama
Untuk membedakannya, periksa dua hal: panjang lintasan yang benar-benar ditempuh dan perubahan posisi dari awal ke akhir. Kelajuan dihitung dari seluruh jarak, sedangkan kecepatan dihitung dari perpindahan bersih per waktu.
Pada gerak lurus tanpa berbalik, besar kelajuan dan besar kecepatan dapat sama. Namun jika benda sempat berbalik arah, jaraknya menjadi lebih besar daripada perpindahannya.
| Gerak benda | Jarak tempuh | Perpindahan |
|---|---|---|
| Bergerak lurus dari ke | ||
| Bergerak dari ke lalu kembali ke | ||
| Bergerak dari ke lalu kembali ke |
Perhatikan baris terakhir. Bendanya jelas bergerak karena jaraknya , tetapi perubahan posisi akhirnya nol karena kembali ke titik awal.
Kelajuan Membaca Panjang Lintasan
Misalkan benda bergerak dari posisi ke , lalu kembali ke posisi dalam .
Jarak tempuhnya adalah:
Kelajuannya:
Nilai itu hanya menyatakan cepat lambat gerak sepanjang lintasan, belum menyebut arah gerak bersihnya.
Karena itu, kelajuan selalu bernilai positif. Selama benda benar-benar bergerak menempuh lintasan, panjang lintasannya bertambah.
Kecepatan Membaca Arah
Pada contoh yang sama, perpindahan benda adalah:
Kecepatannya:
Tanda positif berarti arah kecepatan bersihnya ke kanan. Jika hasilnya negatif, arah kecepatan bersihnya ke kiri.
Jadi, kecepatan rata-rata perlu dibaca bersama arah positif yang dipilih di awal. Tanpa arah acuan, tanda positif atau negatif tidak punya makna yang jelas.
Saat Kelajuan dan Kecepatan Terlihat Berbeda
Sekarang bayangkan benda bergerak dari ke , lalu kembali lagi ke dalam .
Jarak tempuhnya , sehingga kelajuannya:
Perpindahannya , sehingga kecepatannya:
Jadi, nilai kelajuan dapat tidak nol sementara kecepatan selama perjalanan itu nol. Ini tidak bertentangan. Kelajuan membaca panjang lintasan, sedangkan kecepatan membaca perubahan posisi dari awal ke akhir.
Memilih Rumus yang Tepat
| Besaran | Berdasarkan | Memiliki arah? | Contoh satuan |
|---|---|---|---|
| Kelajuan | Jarak tempuh | Tidak | |
| Kecepatan | Perpindahan | Ya | ke kanan |
Kalau soal bertanya "seberapa cepat lintasan ditempuh", pakai jarak dan kelajuan. Kalau soal bertanya "seberapa cepat posisi berubah ke arah tertentu", pakai perpindahan dan kecepatan.