Pengukuran Menghubungkan Nilai dan Satuan
Setiap kali kita menimbang bahan makanan, melihat speedometer, membaca suhu tubuh, atau mengukur panjang meja, kita sedang melakukan pengukuran. Dalam fisika, pengukuran adalah proses eksperimental untuk memperoleh satu atau beberapa nilai besaran. Satuan pengukuran menyediakan acuan bersama.
Nilai besaran adalah nilai numerik dikalikan dengan satuannya.
Contohnya, jika panjang sebuah benda terbaca , maka adalah nilai numerik dan adalah satuannya.
Pilih alat yang mengukur besaran yang dicari, mencakup rentang nilainya, dan memiliki resolusi yang sesuai. Alat yang salah tetap menghasilkan data yang tidak dapat dipakai, meskipun skalanya dibaca dengan benar.
Membandingkan Alat Ukur
Gunakan model interaktif berikut untuk membandingkan tiga alat ukur. Pilih alat, putar tampilannya, lalu perhatikan besaran yang diukur, satuan, dan cara membaca skala.
- Alat ukur
- Penggaris
- Benda yang diukur
- Balok kecil
- Hasil bacaan
Memilih Alat Ukur
Tentukan dulu besaran yang akan diukur. Rentang nilai yang diperkirakan dan ketelitian yang dibutuhkan menentukan alat yang sesuai, sedangkan jenis besaran menentukan satuan hasil pengukuran.
SI adalah singkatan internasional dari Système international d’unités, yaitu Sistem Satuan Internasional. Standar ini menetapkan satuan yang sama agar hasil pengukuran dari sekolah, laboratorium, dan negara berbeda dapat dibandingkan.
Dalam SI, besaran pokok yang sering muncul di awal fisika antara lain panjang, massa, dan waktu. Satuan pokoknya adalah untuk panjang, untuk massa, dan untuk waktu.
Membaca Hasil Pengukuran
Tiga contoh berikut menunjukkan cara membaca titik awal, angka yang ditunjuk, dan satuan pada alat ukur. Setiap contoh juga menjelaskan besaran yang diwakili oleh angka tersebut.
Panjang
Saat membaca penggaris, jangan hanya melihat angka di ujung benda. Perhatikan juga posisi awal benda. Jika benda dimulai dari dan ujungnya berada di , hasilnya:
Jika benda dimulai dari dan ujungnya berada di , panjangnya bukan .
Massa
Massa menunjukkan seberapa sulit kecepatan atau arah gerak benda diubah. Neraca mengukur massa dengan membandingkan benda dan massa acuan. Jika neraca menunjukkan , maka massa benda tersebut adalah:
Pada model neraca di atas, neraca dibuat sebagai neraca lengan sama. Benda berada di kiri, sedangkan anak timbangan acuan berada di kanan. Jika massa benda lebih besar dari , sisi benda turun. Jika massa benda lebih kecil dari , sisi anak timbangan turun. Jika kedua massa sama, neraca berada pada keadaan seimbang.
Untuk penulisan SI penuh, massa dapat diubah ke kilogram.
Waktu
Stopwatch digunakan ketika kita ingin mengukur durasi suatu kejadian. Jika bacaan stopwatch adalah , artinya kejadian berlangsung selama sekon.
Contoh Alat Ukur di Sekitar Kita
Setiap besaran fisika punya alat yang membacanya secara langsung. Tabel berikut memasangkan alat ukur yang umum dengan besaran yang dilaporkannya, supaya kamu memilih alat dari besaran yang ingin diukur.
| Alat ukur | Besaran yang diukur |
|---|---|
| Penggaris atau meteran | Panjang meja, tinggi badan, atau jarak pendek |
| Jangka sorong | Diameter luar, diameter dalam, atau kedalaman benda kecil |
| Mikrometer sekrup | Ketebalan benda yang sangat kecil, seperti kawat tipis |
| Neraca | Massa benda |
| Termometer | Suhu |
| Stopwatch | Durasi suatu kejadian |
| Speedometer | Kelajuan kendaraan |
Memilih alat adalah keputusan pertama dan membaca satuannya adalah keputusan kedua. Termometer melaporkan suhu dalam derajat Celsius, sedangkan neraca melaporkan massa dalam kilogram, jadi angka saja tidak menunjukkan apa yang diukur.
Menghitung Panjang Pensil dari Dua Bacaan
Sebuah pensil diletakkan pada penggaris. Ujung kiri pensil berada di , sedangkan ujung kanannya berada di . Panjang pensil adalah:
Jadi, panjang pensil adalah .
Contoh pensil tadi memuat tiga bagian, yaitu panjang sebagai besaran yang dicari, penggaris sebagai alat ukur, dan sebagai hasil beserta satuannya. Informasi itu menjelaskan apa yang diukur. Hasil kemudian dapat dibandingkan dengan panjang lain yang memakai satuan sama.
Definisi pengukuran dan nilai besaran mengikuti dua entri dalam International Vocabulary of Metrology.