Bentuk Kartesius
Bilangan kompleks dapat ditulis sebagai . Pada bentuk ini, adalah bagian real dan adalah bagian imajiner. Bentuk tersebut disebut bentuk Kartesius atau bentuk persegi panjang.
- (Bagian Real)
- (Bagian Imajiner)
Bilangan kompleks juga dapat dipandang sebagai pasangan terurut . Bidang koordinat yang memuat pasangan ini disebut bidang kompleks atau diagram Argand.
- Sumbu horizontal (sumbu ) merepresentasikan bagian real.
- Sumbu vertikal (sumbu ) merepresentasikan bagian imajiner.
Visualisasi pada Bidang Kompleks
Setiap bilangan kompleks dapat ditempatkan pada titik di bidang kompleks. Vektor posisi dari titik asal ke titik tersebut mewakili bilangan yang sama secara geometris.
Bentuk Polar atau Kutub
Selain Kartesius, ada cara lain buat menyatakan bilangan kompleks, yaitu bentuk polar atau bentuk kutub. Bentuk ini menggunakan:
- Modulus (): Jarak dari titik asal ke titik di bidang kompleks. Nilainya selalu non-negatif.
- Argumen (): Sudut yang dibentuk oleh garis dari titik asal ke titik dengan sumbu real positif. Sudut ini biasanya diukur dalam radian atau derajat.
Untuk , modulusnya adalah , tetapi arahnya tidak terdefinisi. Karena itu, nol tidak memiliki argumen dan harus diperlakukan terpisah ketika memakai bentuk polar atau eksponen.
Hubungan antara bentuk Kartesius () dan bentuk Polar () bisa kita lihat dari trigonometri dasar:
Dari sini, kita bisa cari dan jika dan diketahui:
Saat mencari dari , perhatikan kuadran tempat titik berada untuk menentukan sudut yang tepat.
Dengan substitusi dan ke bentuk Kartesius, kita dapatkan bentuk polar:
Kadang, bentuk disingkat jadi .
Contoh Konversi ke Bentuk Polar
Misal kita punya .
- Bagian real .
- Bagian imajiner .
Cari :
Cari :
Karena dan positif, titik ada di kuadran . Sudut yang -nya di kuadran adalah atau radian.
Jadi, bentuk polarnya:
Latihan Bentuk Polar
Nyatakan bilangan kompleks berikut dalam bentuk polar:
Pembahasan:
-
Untuk :
-
Identifikasi dan .
-
Hitung modulus :
-
Hitung argumen :
Karena dan positif, titik ada di kuadran , jadi .
-
Bentuk Polar:
-
-
Untuk :
-
Identifikasi dan .
-
Hitung modulus :
-
Tentukan argumen : Titik berada pada sumbu imajiner negatif, sehingga Argumen Utamanya adalah .
-
Bentuk polar dengan Argumen Utama:
Sudut koterminal memberikan bentuk yang setara:
-
Bentuk Eksponen
Bentuk eksponen berasal dari formula Euler:
Di sini, adalah bilangan Euler, yaitu basis logaritma natural.
Kalau kita substitusi Formula Euler ke bentuk polar , kita dapatkan bentuk eksponen:
Untuk faktor-faktor tak nol, bentuk ini mengubah perkalian menjadi perkalian modulus dan penjumlahan argumen. Pembagian memakai hasil bagi modulus dan selisih argumen yang bersesuaian.
Contoh Konversi ke Bentuk Eksponen
Ambil contoh sebelumnya:
-
Untuk , kita sudah punya bentuk polar .
-
Modulus .
-
Argumen radian.
-
Bentuk Eksponen:
-
-
Untuk :
-
Modulus .
-
Argumen . Kita ubah ke radian:
Atau bisa juga pakai sudut negatif radian.
-
Bentuk Eksponen (pilih salah satu sudut):
atau
-
Latihan Bentuk Eksponen
Nyatakan bilangan kompleks berikut dalam bentuk eksponen (gunakan sudut radian):
Pembahasan:
-
Untuk :
-
Modulus .
-
Argumen . Ubah ke radian:
-
Bentuk Eksponen:
-
-
Untuk :
-
Modulus (karena tidak ada koefisien di depan dan ).
-
Argumen . Ubah ke radian:
-
Bentuk Eksponen:
-
Memilih Bentuk yang Tepat
Bentuk Kartesius biasanya paling jelas untuk penjumlahan dan pengurangan. Bentuk polar atau eksponen memudahkan perkalian, pembagian, perpangkatan, dan penarikan akar karena modulus dan argumen dapat digabungkan secara langsung.
Untuk kembali dari bentuk polar ke bentuk Kartesius, hitung nilai sinus dan kosinusnya. Sebagai contoh:
Jadi, mengganti bentuk merupakan pilihan strategi untuk mempermudah soal. Bilangan kompleksnya tetap sama.
Kesamaan Dua Bilangan Kompleks
Dua bilangan kompleks dan dikatakan sama jika dan hanya jika bagian real keduanya sama DAN bagian imajiner keduanya juga sama.
Contoh Kesamaan
Contoh berikut membandingkan dua bilangan dengan bagian real berbeda tetapi besar bagian imajiner yang sama, sehingga tanda bagian imajinernya yang menentukan jawabannya.
-
dan adalah berbeda.
karena (walaupun , tanda imajinernya berbeda).
-
dan adalah sama.
karena dan .
Latihan Kesamaan
Tentukan apakah pasangan bilangan kompleks berikut sama atau berbeda:
- dan
- dan
- dan
Pembahasan:
-
.
Jadi, sama dengan .
-
dan .
Bagian real berbeda () dan bagian imajiner berbeda ().
Jadi, berbeda dengan .
-
dan .
Bagian real berbeda ().
Jadi, berbeda dengan .
Latihan
Setiap butir meminta kamu menerima atau menolak pernyataan tentang ketiga bentuk baku, jadi sebutkan dulu bentuk yang dimaksud sebelum memutuskan.
- Benar atau Salah. Setiap bilangan real adalah bilangan kompleks.
- Benar atau Salah. Tiga bentuk baku yang digunakan di sini adalah bentuk Kartesius, eksponen, dan logaritma.
- Benar atau Salah. Bilangan kompleks jika digambarkan pada bidang kompleks, maka berada di kuadran III.
- Nyatakan bilangan kompleks dalam bentuk polar dan eksponen.
- Tentukan bilangan dan dengan dan agar .
- Tentukan solusi dari persamaan kuadrat .
- Tentukan persamaan kuadrat yang mempunyai solusi dan .
Pembahasan
-
Benar. Bilangan real dapat ditulis sebagai .
-
Salah. Tiga bentuk baku yang digunakan di sini adalah bentuk Kartesius, polar, dan eksponen. Logaritma merupakan operasi yang diterapkan pada bilangan kompleks. Logaritma tidak termasuk ketiga bentuk tersebut.
-
Salah. memiliki bagian real positif () dan bagian imajiner negatif (). Titik berada di Kuadran IV.
-
Untuk :
-
Hitung modulus :
-
Hitung argumen :
Karena dan (keduanya positif), titik berada di Kuadran I. Maka, atau radian.
-
Bentuk Polar:
-
Bentuk Eksponen:
-
-
Agar sama dengan , bagian real harus sama dan bagian imajiner harus sama:
- Bagian Real:
- Bagian Imajiner: Jadi, dan .
-
Untuk menyelesaikan , gunakan rumus kuadratik (rumus ABC):
dengan :
Solusinya adalah dan .
-
Jika akar-akar persamaan kuadrat adalah dan , persamaan dapat dibentuk dari atau .
-
Hitung jumlah akar:
-
Hitung hasil kali akar:
-
Susun persamaan kuadrat:
-