Dari Lipatan Kertas ke Model Pertumbuhan
Anggap selembar kertas mula-mula memiliki tebal sekitar . Dalam model ideal, setiap lipatan menggandakan ketebalannya. Setelah lipatan, model tersebut memberi:
Nilai itu melampaui jarak rata-rata Bumi ke Bulan. Kertas sungguhan tidak mungkin dilipat sebanyak itu, sehingga perhitungan ini hanya berupa model ideal. Setiap lipatan mengalikan ketebalan dengan . Perkalian berulang dengan faktor yang sama menghasilkan pertumbuhan eksponensial.
Kita juga bisa menemukan pola yang sama saat membayangkan penyebaran wabah. Misalnya, pada awalnya ada satu orang yang terinfeksi. Orang itu menulari dua orang. Pada tahap berikutnya, masing-masing dari kedua orang tersebut menulari dua orang lagi. Jika pola ini terus berulang, jumlah orang yang baru terinfeksi pada setiap tahap membentuk urutan . Kondisinya bisa terus berubah sehingga jumlah orang yang baru terinfeksi tidak selalu menjadi dua kali lipat. Urutan ini hanya menjelaskan pola pada contoh penularan tadi. Urutan ini tidak bisa digunakan untuk memprediksi jumlah orang yang akan tertular saat wabah berlangsung.
Definisi Eksponen
Eksponen adalah cara ringkas untuk menulis perkalian berulang. Untuk pola yang selalu menggandakan jumlah, beberapa tahap pertamanya adalah:
Jika tahap ke- kita tulis sebagai , polanya menjadi . Sebagai contoh:
.
Makna Notasi Eksponen
Ekspresi seperti memiliki dua bagian:
- adalah bilangan pokok, yaitu bilangan yang dikalikan
- adalah pangkat, yaitu banyaknya faktor yang sama
Jika bilangan real dan bilangan bulat positif, maka:
Pangkat Nol Negatif dan Pecahan
Pangkat nol, pangkat negatif, dan pangkat pecahan muncul karena aturan perkalian pangkat harus tetap berlaku, sehingga aturan yang sama juga mencakup ketiganya tanpa definisi baru.
Pangkat Nol
Untuk setiap bilangan real tak nol :
Nilai pangkat nol mengikuti sifat pembagian pangkat. Membagi dengan dirinya sendiri menghasilkan , sedangkan pengurangan pangkat menghasilkan . Jadi, .
Pangkat Negatif
Untuk setiap bilangan real tak nol dan bilangan bulat positif :
Alasannya, . Jadi, pangkat negatif menyatakan kebalikan dari pangkat positif yang bersesuaian. Sebagai contoh:
.
Pangkat Pecahan
Untuk akar bernilai real, ambil dan bilangan bulat positif . Maka:
Di sini, adalah satu-satunya bilangan real positif yang memenuhi . Sebagai contoh, karena .
Akar berindeks ganjil juga dapat menerima bilangan real negatif, misalnya . Akar berindeks genap dari bilangan negatif bukan bilangan real. Domain perlu disebutkan karena notasi ini tidak memiliki makna real yang sama untuk setiap bilangan pokok.
Pangkat Pecahan Umum
Jika dan bilangan bulat positif, maka:
Ambil akar pangkat terlebih dahulu, lalu pangkatkan hasilnya dengan . Sebagai contoh:
.
Fungsi Eksponensial
Fungsi eksponensial berbentuk dengan dan :
- Jika , nilai fungsi naik ketika bertambah
- Jika , nilai fungsi turun ketika bertambah
Kasus pertama memodelkan pertumbuhan, sedangkan kasus kedua memodelkan peluruhan. Model ini berguna selama faktor dan interval waktunya masih sesuai dengan situasi yang dikaji.
Contoh Model Pertumbuhan Eksponensial
Setiap contoh di bawah mengulang satu perkalian pada selang tetap. Nilai awal menentukan titik berangkatnya, faktor pertumbuhan menentukan seberapa cepat nilainya berubah, dan keduanya sudah cukup untuk membaca nilai pada selang berikutnya.
Pertumbuhan Bakteri
Dalam model kultur ideal, anggap setiap bakteri membelah menjadi dua pada setiap interval, tanpa kematian atau batas sumber daya. Jika adalah jumlah awal bakteri, maka setelah interval:
Bilangan pokok adalah faktor pertumbuhan. Jika kultur dimulai dengan bakteri dan membelah setiap , maka memuat interval:
Penyebaran Virus
Model penularan fase awal yang disederhanakan menggunakan faktor rata-rata :
Di sini, adalah jumlah orang yang sudah terinfeksi pada titik awal, sebelum siklus penularan pertama dimulai. Angka menunjukkan berapa siklus yang sudah berlalu, sedangkan adalah jumlah orang yang terinfeksi pada siklus ke-. Jadi, . Jika , , dan , maka:
Hasil perhitungan dapat berupa desimal karena rumus memakai nilai rata-rata. Jumlah orang akhirnya tetap berupa bilangan bulat. Nilai juga dapat berubah karena perilaku, kekebalan, upaya pencegahan, dan cara pengukuran. Perhitungan ini hanya menunjukkan pola pada keadaan yang sudah ditetapkan.
Pertumbuhan Populasi
Jika suatu populasi tumbuh dengan tingkat relatif yang sama pada setiap interval, maka:
Faktor mencakup populasi semula dan pertumbuhan barunya. Untuk populasi awal dengan tingkat pertumbuhan tahunan tetap :
Perhitungan ini mengulang pertumbuhan pada setiap tahun. Tingkat pertumbuhan penduduk sebenarnya dapat berubah dari tahun ke tahun.