Diagram Pencar (Scatter Diagram) itu seperti peta yang menunjukkan hubungan antara dua jenis data. Misalnya, kita mau lihat hubungan antara lama waktu belajar (sumbu x) dengan nilai ujian (sumbu y).
Setiap titik di diagram mewakili satu pasangan data (misalnya, data satu siswa). Dengan melihat pola titik-titiknya, kita bisa mengerti hubungannya.
Diagram Pencar paling cocok dipakai kalau kita ingin:
Melihat apakah ada hubungan (korelasi) antara dua variabel numerik (angka). (Contoh: hubungan antara tinggi badan dan berat badan, atau lama belajar dan nilai.)
Melihat pola dari hubungan tersebut (apakah positif, negatif, atau tidak ada pola).
Ini berbeda dengan diagram lain:
Diagram Batang: Bagus untuk membandingkan jumlah atau nilai antar kategori (misal: jumlah siswa per kelas).
Diagram Garis: Bagus untuk melihat tren data seiring waktu atau urutan tertentu (misal: perubahan suhu harian).
Diagram Lingkaran (Pie Chart): Bagus untuk menunjukkan proporsi atau bagian dari keseluruhan (misal: persentase jenis buah favorit).
Jadi, kalau fokus utamamu adalah melihat hubungan antara dua set angka, diagram pencar adalah pilihan yang tepat!
Kalau titik-titik cenderung naik dari kiri bawah ke kanan atas, itu artinya ada korelasi positif. Semakin besar nilai X, nilai Y juga cenderung semakin besar.
Hubungan Lama Belajar (Jam) dan Nilai Ujian
Semakin lama belajar, nilai ujian cenderung semakin tinggi, meskipun tidak selalu sempurna.
Kalau titik-titik cenderung turun dari kiri atas ke kanan bawah, itu artinya ada korelasi negatif. Semakin besar nilai X, nilai Y malah cenderung semakin kecil.
Hubungan Usia Mobil (Tahun) dan Harga Jual (Puluh Juta)
Semakin tua usia mobil, harga jualnya cenderung semakin rendah.
Kalau titik-titiknya tersebar acak tanpa pola yang jelas, itu artinya tidak ada korelasi atau korelasinya sangat lemah. Kita juga bisa menampilkan grup yang berbeda dalam satu diagram.
Hubungan Tinggi Badan (cm) dan Waktu Lari 100 m (detik) untuk Dua Sekolah
Tidak ada korelasi antara tinggi badan dan kecepatan lari, dengan data dari dua sekolah berbeda.
Jadi, dengan melihat arah sebaran titik-titik pada diagram pencar, kita bisa mendapatkan gambaran awal tentang bagaimana dua variabel saling berhubungan, bahkan untuk grup data yang berbeda sekalipun.