# Nakafa Framework: LLM

> For AI agents: use [llms.txt](https://nakafa.com/llms.txt). Markdown versions are available by appending `.md` to content URLs or sending `Accept: text/markdown`.

URL: https://nakafa.com/id/subject/high-school/10/chemistry/basic-chemistry-laws/combining-volumes-law
Source: https://raw.githubusercontent.com/nakafaai/nakafa.com/refs/heads/main/packages/contents/subject/high-school/10/chemistry/basic-chemistry-laws/combining-volumes-law/id.mdx

Output docs content for large language models.

---

import { CombiningVolumesLab } from "@repo/design-system/components/contents/chemistry/combining-volumes-law/lab";

export const metadata = {
  title: "Hukum Perbandingan Volume",
  description:
    "Pelajari cara membaca perbandingan volume gas dari koefisien reaksi saat suhu dan tekanan dibuat sama.",
  authors: [{ name: "Nabil Akbarazzima Fatih" }],
  date: "05/02/2026",
  subject: "Hukum Dasar Kimia",
};

## Volume Gas Mengikuti Koefisien

Hukum perbandingan volume menyatakan bahwa gas-gas yang bereaksi, dan gas yang terbentuk, memiliki perbandingan volume berupa bilangan bulat sederhana jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama. Hukum ini juga dikenal sebagai hukum Gay-Lussac untuk volume penggabungan gas.

OpenStax Chemistry 2e menjelaskan bahwa rasio volume gas dalam reaksi mengikuti koefisien persamaan reaksi setara jika semua volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama di [Stoichiometry of Gaseous Substances, Mixtures, and Reactions](https://openstax.org/books/chemistry-2e/pages/9-3-stoichiometry-of-gaseous-substances-mixtures-and-reactions). Britannica juga merangkum bahwa Gay-Lussac menemukan hidrogen dan oksigen bergabung menurut rasio volume <InlineMath math="2:1" /> untuk membentuk air di [Gay-Lussac's law of combining volumes](https://www.britannica.com/science/Gay-Lussacs-law-of-combining-volumes).

Kuncinya ada pada kata **gas**. Koefisien bisa langsung dibaca sebagai perbandingan volume hanya untuk zat yang berada dalam wujud gas dan dibandingkan pada suhu serta tekanan yang sama.

## Membaca Air sebagai Uap

Perhatikan persamaan pembentukan uap air.

<BlockMath math="2\mathrm{H_2(g)} + \mathrm{O_2(g)} \rightarrow 2\mathrm{H_2O(g)}" />

Koefisien <InlineMath math="2:1:2" /> berarti <InlineMath math="2" /> bagian volume hidrogen bereaksi dengan <InlineMath math="1" /> bagian volume oksigen menghasilkan <InlineMath math="2" /> bagian volume uap air.

<BlockMath math="V_{\mathrm{H_2}} : V_{\mathrm{O_2}} : V_{\mathrm{H_2O}} = 2:1:2" />

Jadi, jika semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, <InlineMath math="200\ \mathrm{mL}" /> hidrogen bereaksi dengan <InlineMath math="100\ \mathrm{mL}" /> oksigen menghasilkan <InlineMath math="200\ \mathrm{mL}" /> uap air. Jika airnya sudah mengembun menjadi cair, volume cairan tidak lagi dibaca langsung dari rasio gas ini.

## Meter Volume Gas

Pilih reaksi berikut. Setiap tabung menunjukkan satu bagian volume gas pada suhu dan tekanan yang sama.

<CombiningVolumesLab
  title={<>Meter Volume Gas</>}
  description={
    <>
      Bandingkan tinggi tabung untuk melihat koefisien reaksi sebagai rasio
      volume gas.
    </>
  }
  labels={{
    chooseMode: "Pilih reaksi gas",
    reactants: "Reaktan",
    products: "Produk",
    reactionView: "Model hukum perbandingan volume gas",
    ratioLabel: "Rasio volume",
    exampleLabel: "Contoh skala",
    volumeUnit: "bagian",
    modes: {
      "water-vapor": {
        tab: "Uap Air",
        tabLabel: "Pembentukan uap air",
        helperCaption: (
          <>
            Dua bagian <InlineMath math="\mathrm{H_2}" /> bertemu satu bagian{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{O_2}" /> dan membentuk dua bagian{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{H_2O(g)}" />.
          </>
        ),
        ratio: (
          <>
            <InlineMath math="\mathrm{H_2:O_2:H_2O} = 2:1:2" />.
          </>
        ),
        example: (
          <>
            <InlineMath math="200\ \mathrm{mL}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{H_2}" /> membutuhkan{" "}
            <InlineMath math="100\ \mathrm{mL}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{O_2}" />.
          </>
        ),
      },
      "ammonia-synthesis": {
        tab: "Amonia",
        tabLabel: "Pembentukan amonia",
        helperCaption: (
          <>
            Satu bagian <InlineMath math="\mathrm{N_2}" /> membutuhkan tiga
            bagian <InlineMath math="\mathrm{H_2}" /> untuk membentuk dua
            bagian <InlineMath math="\mathrm{NH_3}" />.
          </>
        ),
        ratio: (
          <>
            <InlineMath math="\mathrm{N_2:H_2:NH_3} = 1:3:2" />.
          </>
        ),
        example: (
          <>
            <InlineMath math="1\ \mathrm{L}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{N_2}" /> membutuhkan{" "}
            <InlineMath math="3\ \mathrm{L}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{H_2}" />.
          </>
        ),
      },
      "ammonia-decomposition": {
        tab: "Urai Amonia",
        tabLabel: "Penguraian amonia",
        helperCaption: (
          <>
            Dua bagian <InlineMath math="\mathrm{NH_3}" /> terurai menjadi tiga
            bagian <InlineMath math="\mathrm{H_2}" /> dan satu bagian{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{N_2}" />.
          </>
        ),
        ratio: (
          <>
            <InlineMath math="\mathrm{NH_3:H_2:N_2} = 2:3:1" />.
          </>
        ),
        example: (
          <>
            <InlineMath math="600\ \mathrm{mL}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{NH_3}" /> menghasilkan{" "}
            <InlineMath math="900\ \mathrm{mL}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{H_2}" /> dan{" "}
            <InlineMath math="300\ \mathrm{mL}" />{" "}
            <InlineMath math="\mathrm{N_2}" />.
          </>
        ),
      },
    },
  }}
/>

Model di atas tidak sedang membandingkan massa. Yang dibuat sebanding adalah volume gas. Karena suhu dan tekanannya sama, bagian volume dapat mengikuti koefisien reaksi setara.

## Contoh Penguraian Amonia

Misalkan <InlineMath math="600\ \mathrm{mL}" /> gas amonia terurai sempurna pada suhu dan tekanan yang sama. Persamaan setaranya:

<BlockMath math="2\mathrm{NH_3(g)} \rightarrow 3\mathrm{H_2(g)} + \mathrm{N_2(g)}" />

Koefisien memberi rasio volume:

<BlockMath math="V_{\mathrm{NH_3}} : V_{\mathrm{H_2}} : V_{\mathrm{N_2}} = 2:3:1" />

Karena <InlineMath math="2" /> bagian amonia sama dengan <InlineMath math="600\ \mathrm{mL}" />, maka <InlineMath math="1" /> bagian volume sama dengan <InlineMath math="300\ \mathrm{mL}" />.

<BlockMath math="\begin{aligned}
V_{\mathrm{H_2}} &= 3 \times 300 = 900\ \mathrm{mL} \\
V_{\mathrm{N_2}} &= 1 \times 300 = 300\ \mathrm{mL}
\end{aligned}" />

Jadi, penguraian <InlineMath math="600\ \mathrm{mL}" /> gas amonia menghasilkan <InlineMath math="900\ \mathrm{mL}" /> gas hidrogen dan <InlineMath math="300\ \mathrm{mL}" /> gas nitrogen.

## Batas Pemakaian

Hukum ini nyaman dipakai, tetapi syaratnya harus jelas.

- Persamaan reaksi harus sudah setara.
- Zat yang dibandingkan harus berupa gas.
- Semua volume gas harus diukur pada suhu dan tekanan yang sama.
- Jika produk berubah menjadi cair atau padat, volume produk itu tidak lagi dibaca langsung dari koefisien gas.

Dengan syarat itu, koefisien reaksi bukan hanya menghitung mol. Untuk gas pada kondisi yang sama, koefisien juga menjadi peta cepat untuk perbandingan volume.
