# Nakafa Learning Content

> For AI agents: use [llms.txt](https://nakafa.com/llms.txt) for the site index. Markdown versions are available by appending `.md` to content URLs or sending `Accept: text/markdown`.

URL: https://nakafa.com/id/subject/high-school/10/chemistry/structure-matter/ion
Source: https://raw.githubusercontent.com/nakafaai/nakafa.com/refs/heads/main/packages/contents/subject/high-school/10/chemistry/structure-matter/ion/id.mdx

Output docs content for large language models.

---

import { IonLab } from "@repo/design-system/components/contents/chemistry/ion/lab";

export const metadata = {
  title: "Ion",
  description:
    "Pelajari cara atom menjadi ion, cara membedakan kation dan anion, serta cara menghitung elektron dari muatan ion.",
  authors: [{ name: "Nabil Akbarazzima Fatih" }],
  date: "04/29/2026",
  subject: "Struktur Atom",
};

## Saat Atom Tidak Lagi Netral

Atom netral memiliki jumlah proton dan elektron yang sama. **Ion** terbentuk ketika sebuah atom atau gugus atom, yaitu beberapa atom yang terikat bersama, memiliki muatan total. Di sini, kita fokus dulu pada ion dari satu atom.

Bagian Atomic Structure and Symbolism dari OpenStax menjelaskan bahwa ion terbentuk ketika jumlah elektron tidak sama dengan jumlah proton. Bagian sumber itu bisa dibuka di [Atomic Structure and Symbolism dari OpenStax](https://openstax.org/books/chemistry-atoms-first-2e/pages/2-3-atomic-structure-and-symbolism).

Proton berada di inti atom dan biasanya tidak berpindah dalam proses kimia sederhana. Yang berubah adalah **elektron**. Jadi, identitas unsur tetap dikunci oleh jumlah proton, sedangkan muatan ion ditentukan oleh selisih proton dan elektron.

Cara mudah membacanya memakai tanda muatan. Proton memberi hitungan positif, sedangkan elektron memberi hitungan negatif. Jika jumlahnya sama, hasilnya <InlineMath math="0" /> atau netral. Jika elektron berkurang, muatan positif tersisa. Jika elektron bertambah, muatan negatif tersisa.

## Kation dan Anion

Ion bermuatan positif disebut **kation**. Kation terbentuk saat atom kehilangan elektron.

Ion bermuatan negatif disebut **anion**. Anion terbentuk saat atom menerima elektron.

IUPAC Gold Book mendefinisikan ion sebagai partikel atomik atau molekuler yang memiliki muatan listrik total. Rujukan istilahnya bisa dibuka di [ion dari IUPAC Gold Book](https://goldbook.iupac.org/terms/view/I03158).

<IonLab
  title={<>Simulasi Pembentukan Ion</>}
  description={
    <>
      Lihat alurnya dari kiri ke kanan: atom netral melepas atau menerima
      elektron, lalu menjadi kation atau anion. Proton dan neutron tetap.
    </>
  }
  labels={{
    beforeChange: "Sebelum",
    electronChange: "Elektron berubah",
    afterChange: "Sesudah",
    chooseIon: "Pilih contoh ion",
    neutralAtom: "Atom netral",
    protons: "Proton",
    neutrons: "Neutron",
    electrons: "Elektron",
    charge: "Muatan",
    samples: {
      "sodium-cation": {
        name: "Ion natrium",
        type: "Kation",
        action: <>Melepas <InlineMath math="1" /> elektron</>,
      },
      "fluoride-anion": {
        name: "Ion fluorida",
        type: "Anion",
        action: <>Menerima <InlineMath math="1" /> elektron</>,
      },
      "lithium-cation": {
        name: "Ion litium",
        type: "Kation",
        action: <>Melepas <InlineMath math="1" /> elektron</>,
      },
      "oxide-anion": {
        name: "Ion oksida",
        type: "Anion",
        action: <>Menerima <InlineMath math="2" /> elektron</>,
      },
    },
  }}
/>

## Muatan Dibaca dari Selisih

Rumus paling aman untuk membaca muatan ion adalah:

<BlockMath math="q = p^+ - e^-" />

Simbol <InlineMath math="q" /> adalah muatan ion, <InlineMath math="p^+" /> adalah jumlah proton, dan <InlineMath math="e^-" /> adalah jumlah elektron.

Untuk mencari jumlah elektron ion, rumus yang sama bisa ditata ulang:

<BlockMath math="e^- = p^+ - q" />

Contoh natrium:

<BlockMath math="\begin{aligned}
{}^{23}_{11}\mathrm{Na}^{+} &: p^+ = 11,\ q = +1 \\
e^- &= 11 - (+1) \\
&= 10
\end{aligned}" />

Contoh fluorida:

<BlockMath math="\begin{aligned}
{}^{19}_{9}\mathrm{F}^{-} &: p^+ = 9,\ q = -1 \\
e^- &= 9 - (-1) \\
&= 10
\end{aligned}" />

Tanda negatif pada <InlineMath math="\mathrm{F}^{-}" /> berarti jumlah elektron lebih banyak daripada jumlah proton. Karena itu, <InlineMath math="9 - (-1)" /> menjadi <InlineMath math="10" />.

## Yang Berubah dan Yang Tetap

Saat atom menjadi ion, jangan ubah semua angka sekaligus. Baca satu per satu.

| Bagian yang dibaca | Saat menjadi ion | Dampaknya |
| :----------------- | :--------------- | :-------- |
| Proton | Tetap sama | Unsur tidak berubah. |
| Neutron | Tetap sama pada ion yang sama | Nomor massa tidak berubah. |
| Elektron | Berubah | Muatan ion berubah. |

Jadi, <InlineMath math="\mathrm{Na}" /> dan <InlineMath math="\mathrm{Na}^{+}" /> sama-sama unsur natrium karena jumlah protonnya tetap <InlineMath math="11" />. Bedanya, <InlineMath math="\mathrm{Na}^{+}" /> memiliki <InlineMath math="10" /> elektron, bukan <InlineMath math="11" /> elektron.

## Contoh Membaca Tabel Ion

Gunakan tabel berikut sebagai contoh yang sudah terisi. Bacalah satu baris dari kiri ke kanan: nomor atom <InlineMath math="Z" /> memberi jumlah proton, selisih <InlineMath math="A - Z" /> memberi jumlah neutron, lalu rumus <InlineMath math="q = p^+ - e^-" /> menghubungkan muatan dengan jumlah elektron.

| Lambang | Nomor atom | Nomor massa | Muatan | Proton | Elektron | Neutron |
| :------ | :--------- | :---------- | :----- | :----- | :------- | :------ |
| <InlineMath math="{}^{7}_{3}\mathrm{Li}" /> | <InlineMath math="3" /> | <InlineMath math="7" /> | <InlineMath math="0" /> | <InlineMath math="3" /> | <InlineMath math="3" /> | <InlineMath math="4" /> |
| <InlineMath math="{}^{7}_{3}\mathrm{Li}^{+}" /> | <InlineMath math="3" /> | <InlineMath math="7" /> | <InlineMath math="+1" /> | <InlineMath math="3" /> | <InlineMath math="2" /> | <InlineMath math="4" /> |
| <InlineMath math="{}^{16}_{8}\mathrm{O}" /> | <InlineMath math="8" /> | <InlineMath math="16" /> | <InlineMath math="0" /> | <InlineMath math="8" /> | <InlineMath math="8" /> | <InlineMath math="8" /> |
| <InlineMath math="{}^{16}_{8}\mathrm{O}^{2-}" /> | <InlineMath math="8" /> | <InlineMath math="16" /> | <InlineMath math="-2" /> | <InlineMath math="8" /> | <InlineMath math="10" /> | <InlineMath math="8" /> |
| <InlineMath math="{}^{27}_{13}\mathrm{Al}" /> | <InlineMath math="13" /> | <InlineMath math="27" /> | <InlineMath math="0" /> | <InlineMath math="13" /> | <InlineMath math="13" /> | <InlineMath math="14" /> |
| <InlineMath math="{}^{27}_{13}\mathrm{Al}^{3+}" /> | <InlineMath math="13" /> | <InlineMath math="27" /> | <InlineMath math="+3" /> | <InlineMath math="13" /> | <InlineMath math="10" /> | <InlineMath math="14" /> |

### Cek Baris Litium

Cek satu baris, misalnya <InlineMath math="{}^{7}_{3}\mathrm{Li}^{+}" />. Nomor atomnya <InlineMath math="3" />, jadi protonnya <InlineMath math="3" />. Muatannya <InlineMath math="+1" />, jadi elektronnya:

<BlockMath math="e^- = 3 - (+1) = 2" />

Neutronnya dibaca dari nomor massa:

<BlockMath math="n^0 = 7 - 3 = 4" />

Jika masih bingung, mulai dari hitungan muatan. Kation selalu punya elektron lebih sedikit daripada proton, sedangkan anion punya elektron lebih banyak daripada proton.
