Realisasi pengadaan beras dalam negeri oleh Perum Bulog terus turun dari juta ton tahun 2016 menjadi juta ton tahun 2017, dan juta ton tahun lalu. Selain karena HPP (harga pembelian pemerintah) yang makin tertinggal oleh harga pasar, seretnya pengadaan dinilai turut disumbangkan oleh berkurangnya saluran beras seiring dengan perubahan mekanisme penyaluran bantuan pangan untuk raskin/rastra menjadi transfer langsung. Akibatnya, sampai akhir April 2019, realisasi pengadaan baru ton atau persen dari target tahun ini. Padahal, panen musim rendeng diandalkan sebagai sumber utama pengadaan beras tahun ini. Jika pengadaan tidak optimal, CBP (cadangan beras pemerintah) terancam kurang, terutama saat musim paceklik nanti. Artinya, stok beras pemerintah terancam kurang jika pengadaan beras terus menurun.
Berdasarkan bacaan, berapakah target pengadaan beras tahun 2019?