Cermati teks berikut!
Mardanu amat terkesan oleh kisah kepahlawanan itu. Oleh karena itu, Mardanu mendaftarkan diri masuk tentara pada usia sembilan belas. Ijazahnya hanya SMP dan dia diterima sebagai prajurit tamtama. Kegembiraannya meluap-luap ketika dia terpilihnya dan mendapat tugas sebagai penembak artileri pertahanan udara. Dia berdebar-debar dan melelehkan air mata ketika kali pertama dilatih menembakkan senjatanya. Sepuluh peluru besar akan menari-nari ke langit dalam waktu satu detik. "Pesawat musuh pasti akan meledak kemudian rontok bila terkena tembakan senjata yang hebat ini," selalu demikian yang dibayangkan Mardanu.
Kalimat yang menggunakan perumpamaan berperilaku seperti manusia terlihat pada kalimat ....