Aplikasi hukum dasar kimia bukan sekadar menghafal bunyi hukum. Tugas utamanya adalah membaca data: apakah data itu menjaga massa total, mengunci perbandingan penyusun senyawa, membandingkan dua senyawa dari unsur yang sama, atau memakai volume gas pada kondisi yang sama.
OpenStax Chemistry 2e menyebut perhitungan stoikiometri sebagai perhitungan yang memakai faktor dari persamaan reaksi setara untuk menghubungkan jumlah zat di Reaction Stoichiometry. Jadi sebelum menghitung, pastikan dulu persamaan reaksi, zat yang ditanya, dan satuan datanya.
Mulai dari jenis data yang diberikan.
Jika semua zat dalam sistem dihitung, pakai hukum kekekalan massa.
Jika satu senyawa murni ditanya komposisinya, pakai hukum perbandingan tetap.
Jika dua senyawa berbeda tersusun dari dua unsur yang sama, pakai hukum perbandingan berganda.
Jika zat yang dibandingkan semuanya gas pada suhu dan tekanan yang sama, pakai hukum perbandingan volume.
Kalsium oksida, CaO, dapat diuji dengan dua sampel berbeda. Sampel pertama memiliki massa 2,8g dan memuat 0,8g oksigen. Sampel kedua memiliki massa 3,5g dan memuat 1,0g oksigen.
Air dan hidrogen peroksida sama-sama tersusun dari hidrogen dan oksigen, tetapi rumusnya berbeda.
H2OdanH2O2
Dengan Ar(H)=1 dan Ar(O)=16, massa hidrogen pada kedua senyawa bisa dibuat sama, yaitu 2g.
H2OH2O2mO:2gH+16gO:2gH+32gO:16:32=1:2
Karena massa hidrogen sudah sama, yang dibandingkan adalah massa oksigen. Rasio 1:2 adalah bilangan bulat sederhana, sesuai hukum perbandingan berganda.
Satu soal kadang memuat lebih dari satu hukum. Misalnya data massa produk dan sisa reaktan memakai hukum kekekalan massa, tetapi jika soal lalu meminta komposisi unsur dalam senyawa yang sama, bagian itu memakai hukum perbandingan tetap. Jangan memaksa satu hukum untuk semua pertanyaan.
Tentukan batas sistem, lalu pilih bagian data yang benar-benar dibandingkan.
Jika soal menanyakan massa total, jaga batas sistemnya dulu.
Jika soal menanyakan komposisi satu senyawa, bandingkan massa unsur penyusunnya.
Jika soal menanyakan dua senyawa dari unsur yang sama, samakan satu unsur sebelum membandingkan unsur lain.
Jika soal menanyakan volume gas, pastikan semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama.
Gas metana terbakar menurut persamaan setara berikut.
CH4(g)+2O2(g)→CO2(g)+2H2O(g)
Jika 50mL gas metana bereaksi sempurna dan semua gas diukur pada suhu serta tekanan yang sama, berapa volume O2 yang dibutuhkan dan berapa volume CO2 yang terbentuk?
Koefisiennya memberi rasio volume CH4:O2:CO2:H2O=1:2:1:2. Jadi:
VO2VCO2=2×50=100mL=1×50=50mL
Jawabannya adalah 100mL gas oksigen dan 50mL gas karbon dioksida. Jika air hasil reaksi sudah menjadi cair, volumenya tidak dibaca langsung dari rasio gas.
OpenStax Chemistry: Atoms First 2e merangkum hukum perbandingan tetap dan berganda sebagai pola massa yang mendukung gagasan atom bergabung dalam rasio tertentu di Early Ideas in Atomic Theory.