Sebagian model peluang memuat kejadian ketika informasi tentang satu hasil tidak mengubah peluang hasil lainnya. Lempar sebuah koin adil dan sebuah dadu adil. Mengetahui hasil koin tidak memberi informasi tentang hasil dadu, sehingga kedua kejadian saling bebas.
Kejadian A dan Bsaling bebas jika menjadikan salah satunya sebagai syarat tidak mengubah peluang kejadian lainnya. Sifat ini ditentukan oleh model peluang. Kejadian yang terjadi bersamaan belum tentu saling bebas.
Dua kejadian dapat memiliki penyebab bersama meskipun tidak saling mengendalikan. Dua alarm, misalnya, dapat bereaksi terhadap kejadian yang sama. Anggap dua kejadian saling bebas hanya jika model peluang menyatakannya atau peluang bersyaratnya membuktikannya.
Pada kejadian saling bebas, informasi tentang satu kejadian tidak mengubah peluang kejadian lain. Kejadiannya dapat berasal dari percobaan yang sama atau percobaan terpisah. Kita menentukan kebebasan melalui peluang setiap kejadian dan peluang irisannya.
Ciri utama kejadian saling bebas adalah hasil satu kejadian tidak mengubah probabilitas kejadian lainnya. Dalam notasi matematika, jika A dan B saling bebas serta P(B)>0, maka:
P(A∣B)=P(A)
Artinya probabilitas A terjadi ketika B sudah terjadi sama dengan probabilitas A terjadi secara umum.
Untuk menguji kebebasan, tanyakan: “Apakah mengetahui hasil pertama mengubah distribusi peluang hasil kedua?” Dugaan hubungan sebab-akibat saja belum cukup. Gunakan model yang dinyatakan atau bandingkan peluang bersyarat dengan peluang biasa.
Sebagai contoh dari satu lemparan dadu adil, ambil A={2,4,6} dan B={3,6}. Tabel memperlihatkan keanggotaan keenam hasil.
Hasil
Anggota A
Anggota B
1
Tidak
Tidak
2
Ya
Tidak
3
Tidak
Ya
4
Ya
Tidak
5
Tidak
Tidak
6
Ya
Ya
P(A)=63=21,P(B)=62=31,P(A∩B)=61=21×31
Jadi, kedua kejadian saling bebas meskipun berasal dari satu lemparan dan memiliki irisan {6}.
Karena kejadian saling bebas tidak saling memengaruhi, perhitungan probabilitas gabungannya menjadi sederhana. Rumus dasar untuk probabilitas kejadian saling bebas adalah:
P(A∩B)=P(A)×P(B)
Rumus ini menunjukkan bahwa probabilitas kedua kejadian A dan B terjadi bersamaan sama dengan perkalian probabilitas masing-masing kejadian.
Berbeda dengan kejadian yang saling memengaruhi, pada kejadian saling bebas probabilitas kondisional sama dengan probabilitas biasa. Karena P(A∣B)=P(A), aturan perkalian menjadi:
P(A∩B)=P(A∣B)×P(B)=P(A)×P(B)
Dengan memasukkan P(A∣B)=P(A) ke aturan perkalian, kita memperoleh P(A∩B)=P(A)P(B).
Setiap perhitungan berikut mengalikan peluang dua kejadian saling bebas. Contohnya bergerak dari dua dadu ke satu dadu dan satu koin, lalu ke uji mandiri dua sensor.
Dua dadu adil dilempar secara independen, satu dadu merah dan satu dadu putih. Tentukan probabilitas mendapatkan angka 2 pada dadu merah dan angka 5 pada dadu putih.
Penyelesaian:
Kejadian A: munculnya angka 2 pada dadu merah
Kejadian B: munculnya angka 5 pada dadu putih
Kedua kejadian ini saling bebas karena hasil dadu merah tidak memengaruhi hasil dadu putih.
P(A)=61
P(B)=61
P(A∩B)=P(A)×P(B)=61×61=361
Jadi probabilitas mendapatkan angka 2 pada dadu merah dan angka 5 pada dadu putih adalah 361.
Dua sensor pemantauan dengan sumber daya terpisah menjalankan uji mandiri setiap hari. Sensor A berhasil dengan peluang 0,98, sedangkan sensor B berhasil dengan peluang 0,92. Dalam model yang menyatakan keduanya saling bebas, berapa peluang kedua uji berhasil?
Asumsi kebebasan merupakan bagian dari model ini. Jika kedua sensor memakai sumber daya atau jaringan yang sama, asumsi tersebut harus diperiksa kembali.
Penyelesaian:
Kejadian A: sensor pertama lulus uji mandiri
Kejadian B: sensor kedua lulus uji mandiri
Soal menyatakan bahwa kedua uji saling bebas, sehingga satu hasil tidak mengubah peluang hasil lainnya.
Perhitungan detail:
P(A∩B)=P(A)×P(B)
P(A∩B)=0,98×0,92=0,9016
Jadi peluang kedua sensor lulus adalah 0,9016 atau 90,16%.
Perkalian peluang dapat memberi jawaban salah jika kebebasan belum dipastikan. Pemeriksaan kebebasan menentukan apakah peluang individual boleh langsung dikalikan. Setelah menghitung, bandingkan peluang irisan dengan peluang masing-masing kejadian untuk memeriksa batas hasil.
Peluang kedua kejadian terjadi tidak boleh lebih besar daripada peluang salah satu kejadian. Irisan hanya berisi hasil yang sudah termasuk masing-masing kejadian.
0≤P(A∩B)≤min{P(A),P(B)}
Pada contoh sensor, 0,9016≤0,92, jadi batas terpenuhi. Batas ini belum membuktikan kebebasan. Bukti kebebasan tetap berasal dari model atau kesamaan peluang bersyarat.
Dua koin adil dilempar secara independen. Tentukan probabilitas mendapatkan angka pada koin pertama dan gambar pada koin kedua.
Sebuah dadu adil dilempar secara independen dari pengambilan satu kartu pada set kartu standar yang telah dikocok. Hitunglah peluang mendapatkan bilangan prima pada dadu dan kartu berwarna merah.
Dalam sebuah kelas, probabilitas seorang siswa lulus matematika adalah 0,85 dan probabilitas lulus fisika adalah 0,78. Jika kedua mata pelajaran independen, berapa probabilitas siswa tersebut lulus kedua mata pelajaran?
Tiga koin adil dilempar secara independen. Tentukan probabilitas mendapatkan tepat dua gambar.
Coba kerjakan setiap latihan sebelum membaca pembahasannya. Jelaskan alasan kedua kejadian saling bebas sebelum mengalikan peluangnya.