Menggabungkan Transformasi melalui Perkalian Matriks
Dalam geometri, transformasi memetakan setiap titik suatu bangun ke titik bayangannya. Bergantung pada jenis transformasinya, posisi, orientasi, ukuran, atau bentuk bangun dapat berubah. Penerapan beberapa transformasi secara berurutan membentuk komposisi transformasi.
Kita dapat menggunakan matriks untuk merepresentasikan banyak transformasi geometri dan juga untuk mencari hasil dari komposisi transformasi tersebut.
Kita akan membahas transformasi yang dinyatakan dengan matriks berordo . Misalnya, pencerminan terhadap sumbu menggunakan matriks berikut:
Untuk mencari bayangan titik pada pencerminan ini, kalikan matriks tersebut dengan vektor posisi titik:
Berikut adalah beberapa transformasi dasar beserta matriksnya yang sering digunakan dalam komposisi transformasi:
-
Pencerminan terhadap sumbu :
-
Pencerminan terhadap sumbu :
-
Pencerminan terhadap garis :
-
Pencerminan terhadap garis :
-
Pencerminan terhadap titik pusat (setara dengan rotasi ):
-
Rotasi terhadap titik asal sebesar sudut :
-
Dilatasi terhadap titik asal dengan faktor skala :
Menerapkan Komposisi Transformasi dengan Matriks
Komposisi transformasi berarti melakukan beberapa transformasi secara berurutan. Jika transformasi diikuti oleh transformasi , kita menotasikannya sebagai . Artinya, diterapkan terlebih dahulu, kemudian hasilnya ditransformasikan oleh .
Misalkan matriks yang bersesuaian dengan adalah , dan matriks yang bersesuaian dengan adalah . Untuk mencari bayangan titik oleh komposisi , ada dua cara yang ekuivalen:
-
Menerapkan Transformasi secara Berurutan pada Titik:
-
Hitung bayangan dari oleh :
-
Kemudian, hitung bayangan dari oleh :
Dengan memasukkan bayangan pertama ke perhitungan kedua, kita memperoleh:
-
-
Mencari Matriks Komposisi:
-
Tentukan matriks yang merepresentasikan komposisi transformasi . Matriks ini adalah hasil perkalian .
Perhatikan urutannya: matriks transformasi kedua () berada di sebelah kiri matriks transformasi pertama ().
-
Hitung bayangan dari menggunakan matriks komposisi :
-
Kedua cara menghasilkan bayangan akhir yang sama karena perkalian matriks bersifat asosiatif: . Pada persamaan ini, adalah vektor kolom berikut:
Contoh Ilustratif:
Misalkan adalah pencerminan terhadap sumbu , dan adalah rotasi terhadap titik asal sebesar radian (). Kita ingin mencari bayangan titik oleh .
Matriks untuk (pencerminan sumbu ) adalah:
Matriks untuk (rotasi ) adalah:
Cara 1: Transformasi Berurutan pada Titik
-
Bayangan oleh :
Jadi .
-
Bayangan oleh :
-
Bayangan akhirnya adalah .
Cara 2: Matriks Komposisi Terlebih Dahulu
-
Matriks komposisi :
Tuliskan . Indeksnya menunjukkan baris dan kolom setiap elemen. Misalnya, untuk mencari , pasangkan elemen baris pertama matriks kiri dengan elemen kolom kedua matriks kanan, lalu jumlahkan hasil kalinya.
-
Bayangan oleh :
-
Bayangan akhirnya adalah .
Kedua cara memberikan hasil yang sama. Jika banyak titik memakai komposisi yang sama, hitung matriks komposisi sekali lalu terapkan matriks tersebut ke setiap titik.
Aturan Matriks Komposisi
Misalkan dan berturut-turut adalah matriks untuk transformasi dan :
Pada komposisi , kita melakukan terlebih dahulu, lalu . Matriks komposisinya adalah:
Urutan perkalian matriks menentukan urutan transformasi. Matriks untuk transformasi yang dilakukan lebih dulu () ditulis di sebelah kanan.
Menggabungkan Pencerminan dan Rotasi dengan Matriks
Menggabungkan dua transformasi berarti mengalikan matriksnya, dan urutan hasil kali itu menentukan hasil akhir. Matriks paling kanan dikerjakan lebih dulu, sehingga menukar urutan dua matriks biasanya menghasilkan bayangan yang berbeda.
Komposisi Dua Pencerminan
Tentukan bayangan titik yang dicerminkan terhadap sumbu dan kemudian dicerminkan terhadap sumbu .
Penyelesaian:
Misalkan adalah pencerminan terhadap sumbu , dan adalah pencerminan terhadap sumbu .
Matriks () adalah:
Matriks () adalah:
Komposisi transformasi memiliki matriks .
Bayangan titik adalah:
Jadi, bayangan titik adalah .
Komposisi Refleksi dan Rotasi
Tentukan bayangan titik yang ditransformasikan oleh komposisi dari refleksi sumbu yang dilanjutkan dengan rotasi terhadap titik asal.
Penyelesaian:
Misalkan adalah refleksi sumbu , dan adalah rotasi terhadap titik asal.
Matriks () adalah:
Matriks () adalah:
Komposisi transformasi memiliki matriks .
Bayangan titik adalah:
Jadi, bayangan titik adalah .
Komposisi Tiga Transformasi
Lakukan tiga transformasi pada titik , yaitu refleksi terhadap sumbu , rotasi terhadap titik asal, lalu rotasi terhadap titik asal. Tentukan bayangannya.
Penyelesaian:
Misalkan:
-
: Refleksi terhadap sumbu .
Matriksnya adalah:
-
: Rotasi terhadap titik asal.
Matriksnya adalah:
-
: Setengah putar ( rotasi terhadap titik asal).
Matriksnya adalah:
Komposisi transformasi adalah . Matriksnya adalah .
Bayangan adalah:
Jadi, bayangan titik adalah .
Latihan
Lakukan tiga transformasi pada titik , yaitu refleksi terhadap sumbu , rotasi terhadap titik asal, lalu pencerminan terhadap garis . Kerjakan berurutan dari transformasi pertama, dan tuliskan hasil antara setiap langkah supaya kesalahan urutan mudah ditemukan. Tentukan bayangan akhirnya.
Pembahasan
Misalkan:
-
: Refleksi terhadap sumbu .
Matriksnya adalah:
-
: Rotasi terhadap titik asal.
Matriksnya adalah:
-
: Pencerminan terhadap garis .
Matriksnya adalah:
Komposisi transformasi adalah . Matriksnya adalah .
Langkah 1: Hitung .
Langkah 2: Hitung .
Bayangan adalah:
Jadi, bayangan titik adalah .