Rotasi, atau perputaran, adalah transformasi geometri yang memutar setiap titik suatu objek mengelilingi titik pusat tertentu sejauh sudut tertentu. Transformasi ini mempertahankan kongruensi (bentuk dan ukuran) objek, tetapi orientasinya dapat berubah.
Hal penting yang perlu diperhatikan dalam rotasi:
Titik Pusat Rotasi (C): Titik tetap yang menjadi pusat perputaran.
Sudut Rotasi (θ): Besarnya perputaran. Jika sudut bernilai positif, rotasi dilakukan berlawanan arah jarum jam. Jika sudut bernilai negatif, rotasi dilakukan searah dengan jarum jam.
Diketahui titik pusat C dan sudut berarah θ. Rotasi dengan titik pusat C sebesar θ, dinotasikan dengan ρC,θ atau R(C,θ), didefinisikan sebagai transformasi yang memetakan:
Titik C ke dirinya sendiri (C′=C).
Sembarang titik P ke titik P′ sedemikian sehingga CP=CP′ (jarak dari pusat ke titik sama dengan jarak dari pusat ke bayangan) dan sudut yang terbentuk oleh sinar CP dan CP′ adalah θ.
Kasus khusus yang sering dibahas adalah rotasi terhadap titik asal O(0,0).
Jika titik P(x,y) dirotasikan terhadap titik asal O(0,0) sebesar sudut θ, maka koordinat bayangannya P′(x′,y′) dapat dihitung menggunakan rumus berikut: