Trigonometri berasal dari bahasa Yunani, "trigon" yang berarti segitiga dan "metron" yang berarti ukuran. Jadi, trigonometri secara sederhana adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara sisi dan sudut dalam segitiga.
Konsep rasio atau perbandingan sangat penting dalam trigonometri. Rasio adalah hubungan antara dua nilai yang dinyatakan dalam bentuk perbandingan.
Misalnya, bayangkan kamu sedang mengamati pohon dan penggaris di bawah sinar matahari. Jika bayangan penggaris adalah 3 cm dan tinggi penggaris adalah 6 cm, sedangkan bayangan pohon adalah 150 cm, kita bisa mencari tinggi pohon dengan rasio:
Perbandingan trigonometri adalah rasio antara sisi-sisi dalam segitiga siku-siku terkait dengan sudut tertentu. Inilah yang menjadi jantung dari trigonometri!
Bayangkan sebuah segitiga siku-siku dengan sudut θ (theta). Kita namakan sisi-sisinya sebagai:
Sisi miring (hipotenusa): sisi yang berhadapan dengan sudut siku-siku
Sisi depan: sisi yang berhadapan dengan sudut θ.
Sisi samping: sisi yang berdekatan dengan sudut θ selain sisi miring.
Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku dengan sudut θ.
Sin (45°) = 0.71Cos (45°) = 0.71Tan (45°) = 1.00
0.79 Radian
Dari ketiga sisi ini, kita mendapatkan enam perbandingan trigonometri dasar:
Hal menarik dari perbandingan trigonometri adalah nilainya selalu sama untuk sudut yang sama, tidak peduli ukuran segitiga siku-sikunya. Ini karena segitiga-segitiga dengan sudut yang sama adalah sebangun!
Mari kita pahami konsep ini dengan lebih jelas:
Bayangkan kita memiliki dua segitiga siku-siku dengan sudut yang sama (misalnya θ=30∘) tetapi ukuran berbeda. Karena kedua segitiga memiliki sudut yang sama, maka keduanya sebangun. Dalam segitiga sebangun, rasio sisi-sisinya selalu proporsional.
Contoh sederhana:
Segitiga A memiliki sisi depan 3 cm dan sisi miring 6 cm.
Segitiga B memiliki sisi depan 5 cm dan sisi miring 10 cm.
Jika kita hitung sinθ untuk kedua segitiga:
sinθ pada segitiga A adalah 63=0,5.
sinθ pada segitiga B adalah 105=0,5.
Meskipun ukuran segitiga berbeda, nilai sinθ tetap sama. Inilah mengapa kita dapat membuat tabel nilai trigonometri yang berlaku universal.
Visualisasi Perbandingan Trigonometri
Gerakan sudut untuk melihat bagaimana perbandingan trigonometri ditentukan oleh sudut, bukan oleh ukuran segitiga.
Sin (30°) = 0.50Cos (30°) = 0.87Tan (30°) = 0.58
0.52 Radian
Visualisasi lingkaran satuan di atas menunjukkan bagaimana nilai perbandingan trigonometri ditentukan oleh sudut, bukan oleh ukuran segitiga. Pada lingkaran satuan (dengan jari-jari 1), koordinat titik pada lingkaran langsung mewakili nilai sin dan cos untuk sudut tersebut.
Konsep ini sangat penting karena memungkinkan kita menggunakan nilai trigonometri yang sama untuk menyelesaikan masalah dengan ukuran berbeda, selama sudutnya sama.
Pernahkah kamu memperhatikan bayangan? Bayangan orang tinggi akan lebih panjang dari bayangan orang pendek pada waktu yang sama. Namun, rasio tinggi badan terhadap panjang bayangan tetap sama selama posisi matahari sama!
Prinsip inilah yang digunakan oleh ilmuwan zaman dahulu untuk melakukan pengukuran-pengukuran luar biasa. Contohnya, seorang matematikawan Yunani bernama Eratosthenes berhasil mengukur keliling bumi dengan cukup akurat sekitar 2000 tahun yang lalu, hanya dengan mengamati perbedaan bayangan di lokasi berbeda.