Reaksi Punya Pola
Saat zat bereaksi, kita tidak hanya melihat tanda seperti panas, warna, endapan, atau gas. Kita juga bisa membaca jenis reaksinya dari pola reaktan dan produk.
Kita pakai empat contoh yang sering muncul di sekitar kita, yaitu pembakaran, perkaratan, pengendapan, dan pembentukan gas. OpenStax Chemistry 2e juga membahas cara mengelompokkan reaksi lewat contoh seperti pengendapan, reaksi asam-basa, dan oksidasi-reduksi di openstax.org.
Lab Jenis Reaksi
Pilih satu jenis reaksi. Perhatikan dulu perubahan yang tampak, lalu cocokkan dengan persamaan reaksinya.
Fosfor dan oksigen berubah menjadi oksida sambil melepas panas dan cahaya.
- Persamaan setara
- Yang tampak
- Panas dan cahaya muncul.
- Jenis yang dibaca
- Reaktan bereaksi dengan .
- Cara cek cepat
- Jumlah atom di kiri dan kanan harus sama.
Empat Contoh yang Perlu Kamu Kenali
Empat contoh berikut menunjukkan tanda yang berbeda: ada yang terutama terlihat dari energi, ada yang dari perubahan logam, ada yang dari terbentuknya padatan, dan ada yang dari zat asam-basa yang saling menetralkan.
Pembakaran
Pembakaran terjadi ketika suatu zat bereaksi dengan oksigen dan biasanya melepas energi sebagai panas atau cahaya. Pada pembakaran fosfor, persamaan yang sering dipakai di buku sekolah adalah:
Ada buku kimia yang menulis oksida fosfor sebagai . Itu tidak bertentangan dengan bentuk di atas, karena adalah rumus empirisnya. Untuk latihan koefisien di sini, bentuk sudah menjaga jumlah atom dan tetap sama.
Perkaratan
Perkaratan adalah contoh oksidasi pada logam. Besi bereaksi dengan oksigen dan air, lalu membentuk karat yang sering ditulis sebagai hidrat besi(III) oksida.
Huruf berarti jumlah air dalam karat tidak selalu satu angka tetap. Karena produk ditulis dengan koefisien , air di kiri ditulis agar persamaannya tetap setara. Yang penting untuk dibaca adalah polanya, yaitu besi berubah menjadi zat baru berwarna cokelat kemerahan.
Pengendapan
Pengendapan terjadi ketika zat baru yang terbentuk tidak larut dalam campuran. Misalnya, larutan kapur bereaksi dengan soda kue yang sudah larut dan menghasilkan kalsium karbonat sebagai endapan putih.
Tanda penting karena senyawa inilah yang muncul sebagai padatan. Jadi, endapan bukan sekadar zat yang turun ke dasar, tetapi produk baru yang sukar larut.
Pembentukan Gas
Pada beberapa reaksi, salah satu produk keluar sebagai gas. Fermentasi glukosa dapat menghasilkan etanol dan karbon dioksida.
Koefisien di depan etanol dan karbon dioksida tidak boleh dihilangkan, karena tanpa angka itu jumlah atom karbon, hidrogen, dan oksigen tidak seimbang.
Koefisien Tidak Mengubah Rumus
Koefisien adalah angka di depan rumus zat. Angka ini boleh diubah supaya jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi sama.
Pada persamaan itu, angka di depan dan angka di depan adalah koefisien. Rumus tidak boleh diganti menjadi , karena itu akan mengubah zatnya.
Nama Jenis Membantu, Persamaan Tetap Menentukan
Nama seperti pembakaran, pengendapan, atau pembentukan gas membantu kita menebak pola reaksi. Namun, jawaban akhirnya tetap dibaca dari persamaan reaksi yang setara.
Cara ceknya sederhana.
| Jenis reaksi | Petunjuk dekat | Yang harus dicek |
|---|---|---|
| Pembakaran | Ada dan energi dilepas. | Atom di kiri dan kanan setara. |
| Perkaratan | Logam berubah warna menjadi karat. | Produk baru mengandung logam dan oksigen. |
| Pengendapan | Padatan baru muncul dari larutan. | Produk padatnya ditulis sebagai senyawa baru. |
| Pembentukan gas | Gelembung atau gas keluar. | Ada produk berwujud gas seperti . |
Kalau jenisnya sudah terbaca, langkah berikutnya adalah menulis reaksi dengan rapi. Letakkan reaktan di kiri, produk di kanan, lalu atur koefisien sampai jumlah atomnya seimbang.