Diketahui , ,
Nilai dari
Search for a command to run...
Diketahui a=21, b=2, c=1
Nilai dari
Bentuk sederhana dari
Untuk menyederhanakan bentuk 7−2333+7, kita rasionalkan penyebutnya dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan sekawan dari penyebut yaitu 7+23
Nilai dari
Untuk menyelesaikan soal ini, kita gunakan sifat logaritma. Pertama, sederhanakan setiap bagian dengan mengubah bentuk logaritma dan menggunakan change of base.
Nilai x yang memenuhi
adalah ....
Untuk menyelesaikan pertidaksamaan ini, kita perlu memfaktorkan terlebih dahulu.
Misalkan u=9x, sehingga pertidaksamaan menjadi
Faktorkan persamaan kuadrat
Substitusi kembali u=9x
Cari nilai x ketika ekspresi sama dengan nol
Dengan menggunakan garis bilangan, kita dapat menentukan daerah yang memenuhi pertidaksamaan
Untuk x<0, kedua faktor bernilai negatif, sehingga hasilnya positif
Untuk 0<x<1, satu faktor positif dan satu negatif, sehingga hasilnya negatif
Untuk x>1, kedua faktor bernilai positif, sehingga hasilnya positif
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {x<0 atau x>1,x∈R}
Akar-akar persamaan x2+ax−4=0 adalah p dan q
Jika p2−2pq+q2=8a, nilai a yang memenuhi adalah ....
Diketahui persamaan kuadrat x2+ax−4=0 dengan akar-akar p dan q
Berdasarkan rumus Vieta, kita tahu bahwa
Jika p2−2pq+q2=8a, maka kita dapat menyederhanakan ruas kiri
Substitusi nilai p+q=−a dan pq=−4
Faktorkan persamaan kuadrat
Jadi, nilai a yang memenuhi adalah 4
Sebuah model matematika untuk ketinggian air laut H di suatu pelabuhan sebagai fungsi waktu t dalam jam diberikan oleh fungsi H(t)=Acos(Bt)+C
Data menunjukkan bahwa ketinggian air laut maksimum adalah 10 meter dan minimum adalah 2 meter. Periode pasang surut lengkap adalah 12 jam.
Analisis nilai A, B, dan C dari fungsi tersebut berdasarkan data yang diberikan.
Untuk menganalisis fungsi H(t)=Acos(Bt)+C, kita perlu menentukan tiga parameter berdasarkan data yang diberikan.
Amplitudo A adalah setengah dari selisih antara nilai maksimum dan minimum fungsi
Jadi, ∣A∣=4. Karena fungsi kosinus dimulai dari nilai maksimum, kita dapat mengambil A=4 (positif).
Nilai vertikal C adalah nilai tengah antara nilai maksimum dan minimum, atau rata-rata dari nilai maksimum dan minimum
Jadi, C=6
Periode fungsi cos(Bt) adalah B2π
Diketahui periode pasang surut adalah 12 jam
Karena periode pasang surut biasanya positif, kita ambil B=6π (positif).
Dengan demikian, nilai-nilai parameter adalah A=4, B=6π, dan C=6
Pilihan jawaban yang paling tepat adalah A=4,B=6π,C=6
Pada toko buku "Murah", Adi membeli 4 buku, 2 pulpen dan 3 pensil dengan harga Rp26.000. Bima membeli 3 buku, 3 pulpen dan 1 pensil dengan harga Rp21.500. Citra membeli 3 buku dan 1 pensil dengan harga Rp12.500.
Jika Dina membeli 2 pulpen dan 2 pensil, maka ia harus membayar ....
Misalkan harga 1 buku =x, 1 pulpen =y, 1 pensil =z
Didapatkan persamaan berikut
Dari persamaan (iii), kita dapatkan
Substitusi z ke persamaan (ii)
Substitusi z dan y ke persamaan (i)
Dari x=3.500, kita dapat mencari z
Dina membeli 2 pulpen dan 2 pensil, maka yang harus dibayar adalah
Jadi, Dina harus membayar Rp10.000
Anak usia balita dianjurkan dokter untuk mengonsumsi kalsium dan zat besi sedikitnya 60 gram dan 30 gram. Sebutir kapsul mengandung 5 gram kalsium dan 2 gram zat besi, sedangkan sebutir tablet mengandung 2 gram kalsium dan 2 gram zat besi.
Jika harga sebutir kapsul Rp1.000 dan harga sebutir tablet Rp800, biaya minimal yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan anak balita tersebut adalah ....
Misalkan kapsul =x, tablet =y, dengan x≥0 dan y≥0
Didapatkan model matematika
Jika kedua persamaan garis dieliminasi, didapatkan titik potong
Dari pertidaksamaan didapatkan grafik
Fungsi biaya minimum untuk kapsul dan tablet adalah f(x,y)=1.000x+800y
Nilai dari setiap titik sudut
Jadi, biaya minimum yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan zat besi balita adalah Rp12.000
Diketahui fungsi f:R→R dan fungsi g:R→R dirumuskan dengan f(x)=2x2−3 dan g(x)=3x−1
Fungsi komposisi (f∘g)(x) dirumuskan dengan ....
Diketahui f(x)=2x2−3 dan g(x)=3x−1
Fungsi komposisi (f∘g)(x) adalah f(g(x))
Substitusi fungsi g(x) ke dalam fungsi f(x)
Ekspansi (3x−1)2 menggunakan rumus (a−b)2=a2−2ab+b2
Jadi, fungsi komposisi (f∘g)(x)=18x2−12x−1
Diketahui fungsi f(x)=x−42x−5,x=4 dan g(x)=3x+8
Invers dari (f∘g)(x) adalah ....
Diketahui f(x)=x−42x−5 dengan x=4 dan g(x)=3x+8
Hitung fungsi komposisi (f∘g)(x)=f(g(x))
Misalkan y=3x+46x+11, kemudian selesaikan untuk x dalam bentuk y
Ganti y dengan x untuk mendapatkan fungsi invers
Syarat 3x−6=0⇒x=2
Jadi, invers dari (f∘g)(x) adalah 3x−611−4x dengan x=2
Sebuah persegi dengan titik sudut di (0,0), (2,0), (2,2), dan (0,2) dikenakan dua transformasi linear secara berurutan.
Transformasi pertama (T1) adalah skala dengan faktor 2 pada sumbu-x dan faktor 0.5 pada sumbu-y. Transformasi kedua (T2) adalah geser (shear) dengan faktor 1 sejajar sumbu-x.
Evaluasi luas persegi setelah kedua transformasi tersebut!
Matriks skala (T1) dengan faktor 2 pada sumbu-x dan 0.5 pada sumbu-y
Matriks geser (shear) sejajar sumbu-x dengan faktor 1 (T2)
Matriks komposisi (T2∘T1) adalah M2×M1
Persegi dengan sisi 2 satuan memiliki luas awal
Determinan matriks komposisi M2⋅M1 memberikan faktor skala perubahan luas
Luas setelah transformasi dihitung dengan
Meskipun terjadi transformasi skala dan geser, luas persegi tetap sama karena determinan matriks komposisi adalah 1
Jadi, luas persegi setelah kedua transformasi adalah 4 satuan luas
Diketahui (x−1) dan (x+3) adalah faktor dari persamaan suku banyak x3−ax2−bx+12=0
Jika x1,x2, dan x3 adalah akar-akar persamaan tersebut dan x1<x2<x3, nilai x1+x2+x3 adalah ....
Diketahui P(x)=x3−ax2−bx+12 dengan faktor (x−1) dan (x+3)
Jika faktornya x=1, maka P(1)=0
Jika faktornya x=−3, maka P(−3)=0
Eliminasi persamaan (i) dan (ii)
Substitusi nilai a
Artinya P(x)=x3−2x2−11x+12
Faktor lain P(x) dicari menggunakan Horner dengan (x−1)⇒x=1
Hasil pembagian S(x)=x2−x−12
Faktorkan x2−x−12
Maka faktor selain (x−1) dan (x+3) adalah (x−4)
Karena x1<x2<x3, maka
Jadi, nilai x1+x2+x3=2
Diketahui matriks A=(35y−1), B=(x−356), dan C=(−3y−19)
Jika A+B+C=(8−x5x−4), nilai dari x+2xy+y=....
Diketahui matriks A=(35y−1), B=(x−356), dan C=(−3y−19)
Hitung A+B+C
Jumlahkan elemen-elemen yang seposisi
Sederhanakan
Dari elemen baris pertama, kolom pertama
Dari elemen baris pertama, kolom kedua
Substitusi nilai x=2 dan y=4
Jadi, nilai x+2xy+y=22
Diketahui matriks A=(1123) dan B=(4113)
Matriks C berordo 2×2 memenuhi AC=B, determinan matriks C adalah ....
Diketahui A=(1123) dan B=(4113) dengan AC=B
Dari persamaan AC=B, kalikan kedua ruas dengan A−1
Namun, karena urutan perkalian matriks penting, maka
Untuk matriks A=(1123), inversnya adalah
Hitung C=BA−1
Determinan matriks C adalah
Jadi, determinan matriks C adalah 11
Jumlah n suku pertama deret aritmetika dinyatakan dengan Sn=2n2+4n
Suku ke-10 deret tersebut adalah ....
Diketahui deret aritmetika dengan Sn=2n2+4n
Jika Un=Sn−Sn−1, maka
Suku ke-10 deret tersebut
Jadi, suku ke-10 deret tersebut adalah 42
Lintasan dihitung mulai dari kotak hingga ke B10 sehingga didapatkan sebuah deret aritmetika dari jarak tempuh 10,18,26,34,…
Dalam kotak tersedia 10 bendera dan harus dipindahkan ke dalam botol yang tersedia satu demi satu (tidak sekaligus). Semua peserta lomba mulai bergerak (start) dari botol nomor 10 untuk mengambil bendera dalam kotak.
Jarak start ke kotak adalah ....
Lintasan dihitung mulai dari kotak hingga ke B10 sehingga didapatkan sebuah deret aritmetika dari jarak tempuh 10,18,26,34,…
Dari deret 10,18,26,34,…, kita dapatkan
Rumus suku ke-n deret aritmetika
Jumlah deret jarak tempuh dari kotak hingga B10
Jadi, jarak start ke kotak adalah 460 meter
Keuntungan seorang pedagang bertambah setiap bulan dengan jumlah yang sama. Jika keuntungan pada bulan pertama sebesar Rp46.000 dan pertambahan keuntungan setiap bulan Rp18.000, jumlah keuntungan sampai bulan ke-12 adalah ....
Misalkan keuntungan pertama U1=a=46.000 dan pertambahan b=18.000
Rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika
Untuk n=12, substitusi nilai yang diketahui
Jadi, jumlah keuntungan hingga bulan ke-12 adalah Rp1.740.000
Himpunan penyelesaian dari persamaan trigonometri
untuk 0≤x≤2π adalah ....
Diketahui persamaan cos2x−2cosx=−1 untuk 0≤x≤2π
Gunakan identitas trigonometri cos2x=2cos2x−1
Sehingga cosx=0 atau cosx=1
Jika cosx=cosα, maka
Untuk cosx=cos2π=0
Untuk cosx=cos0=1
Jadi, himpunan penyelesaian dari persamaan cos2x−2cosx=−1 untuk 0≤x≤2π adalah
Perhatikan gambar berikut!
Persamaan grafik fungsi trigonometri adalah ....
Diketahui grafik fungsi trigonometri
Misalkan persamaan grafik fungsi adalah y=sin(2x+60∘)
Verifikasi dengan beberapa titik
Untuk x=0
Untuk x=15∘
Untuk x=60∘
Maka didapatkan titik potong
yang sesuai dengan grafik.
Jadi, persamaan grafik fungsi trigonometri tersebut adalah y=sin(2x+60∘)
Nilai dari
adalah ....
Untuk menyelesaikan sin75∘−sin165∘, gunakan rumus selisih sinus
Substitusi A=75∘ dan B=165∘
Gunakan identitas cos120∘=cos(180∘−60∘)=−cos60∘ dan sin(−45∘)=−sin45∘
Substitusi nilai cos60∘=21 dan sin45∘=212
Jadi, nilai dari sin75∘−sin165∘=212
Sebuah lingkaran dengan pusat di titik asal O dan jari-jari r diberikan. Titik A dan B terletak pada lingkaran sehingga OA dan OB adalah radius.
Buatlah representasi vektor untuk membuktikan bahwa garis singgung lingkaran di titik A tegak lurus terhadap radius OA!
Misalkan vektor posisi titik A adalah a
Karena A terletak pada lingkaran dengan pusat O, maka vektor OA=a adalah radius lingkaran.
Garis singgung di titik A adalah garis yang menyentuh lingkaran di titik A dan tegak lurus terhadap radius OA di titik tersebut.
Misalkan vektor arah garis singgung di titik A adalah t
Karena garis singgung tegak lurus terhadap radius OA (vektor a), maka vektor arah garis singgung t harus tegak lurus terhadap vektor a
Dua vektor tegak lurus jika dan hanya jika hasil kali titik mereka adalah nol
Jadi, untuk membuktikan bahwa garis singgung di A tegak lurus terhadap radius OA, kita perlu menunjukkan bahwa hasil kali titik vektor a dan vektor t adalah nol
Ini adalah representasi vektor untuk membuktikan bahwa garis singgung lingkaran di titik A tegak lurus terhadap radius OA
Pilihan jawaban yang paling tepat adalah C.
Diketahui kubus ABCD.EFGH memiliki panjang rusuk 12 cm. Jika P titik di tengah CG, jarak titik P ke diagonal HB adalah ....
Diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 12 cm
Jika AC dan PR adalah diagonal bidang, maka
Karena P adalah titik di tengah CG dan O adalah pusat kubus, maka
Jadi, jarak titik P dengan garis HB adalah 62 cm
Diketahui limas segi empat beraturan P.QRST dengan rusuk alas 3 cm dan rusuk tegak 32 cm.
Tangen sudut antara garis PT dan alas QRST adalah ....
Diketahui limas segi empat beraturan P.QRST dengan rusuk alas 3 cm dan rusuk tegak 32 cm
Hitung panjang TR menggunakan teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku di alas
Karena O adalah pusat alas, maka TO adalah setengah dari diagonal TR
Gunakan teorema Pythagoras pada segitiga PTO
Tangen sudut α antara garis PT dan alas QRST
Jadi, tangen sudut antara garis PT dan alas QRST adalah 3
Berat badan bayi baru lahir di suatu rumah sakit diasumsikan terdistribusi normal dengan rata-rata (μ) 3.200 gram dan simpangan baku (σ) 450 gram.
Analisis probabilitas seorang bayi baru lahir di rumah sakit tersebut memiliki berat badan antara 2.750 gram dan 3.650 gram!
Misalkan X adalah berat badan bayi baru lahir (terdistribusi normal)
Kita perlu mengubah batas berat badan menjadi Z-score untuk menggunakan tabel distribusi normal standar.
Untuk x1=2.750 gram
Untuk x2=3.650 gram
Kita ingin mencari P(2.750≤X≤3.650), yang setara dengan P(−1≤Z≤1) dalam distribusi normal standar.
Menggunakan fungsi distribusi kumulatif (CDF) distribusi normal
Dalam notasi fungsi distribusi kumulatif standar (CDF) distribusi normal, P(Z≤z) sering ditulis sebagai Φ(z) atau P(Z<z) (karena distribusi normal kontinu, P(Z≤z)=P(Z<z)).
Jadi, P(−1≤Z≤1)=P(Z≤1)−P(Z<−1)
Pilihan jawaban yang paling tepat adalah A.
Persamaan garis singgung pada lingkaran
yang sejajar garis x−y+3=0 adalah ....
Diketahui lingkaran L=x2+y2+2x−6y+2=0 sejajar garis x−y+3=0
Bentuk umum lingkaran (x−a)2+(y−b)2=r2 dapat dicari dari persamaan L
Maka, pusat lingkaran di (−1,3) dan jari-jari r=8=22
Karena y=mx+c dan garis sejajar garis singgung, gradiennya
Rumus persamaan garis singgung pada lingkaran dengan gradien m
Substitusi nilai yang diketahui
Sehingga diperoleh dua persamaan
Ubah ke bentuk umum
Pilihan jawaban yang paling tepat adalah C: x−y+8=0
Nilai dari
adalah ....
Untuk menyelesaikan limit limx→0(3−9+x5x), kita rasionalkan penyebutnya
Kalikan pembilang dan penyebut dengan sekawan dari penyebut yaitu 3+9+x
Gunakan identitas (a−b)(a+b)=a2−b2
Sederhanakan dengan membagi x di pembilang dan penyebut
Substitusi x=0
Jadi, nilai dari limx→0(3−9+x5x)=−30
Nilai dari
adalah ....
Untuk menyelesaikan limit limx→0(xtan2x1−cos2x), gunakan identitas trigonometri
Gunakan identitas 1−cos2x=2sin2x
Pisahkan menjadi beberapa bagian menggunakan sifat limit
Gunakan fakta bahwa limx→0xsinx=1
Jadi, nilai dari limx→0(xtan2x1−cos2x)=1
Turunan pertama dari y=cos3x adalah ....
Diketahui y=cos3x
Gunakan aturan rantai untuk menurunkan fungsi komposisi
Gunakan identitas 2sinxcosx=sin2x
Jadi, turunan pertama dari y=cos3x adalah y′=2−3cosx⋅sin2x
Persamaan garis singgung kurva y=6x yang melalui titik berabsis 9 adalah ....
Diketahui kurva y=6x dengan titik singgung x=9
Untuk x=9, maka
Koordinat titik singgung adalah (9,18)
Hitung turunan fungsi f′(x)=m
Gradien di x=9
Persamaan garis singgung di titik (9,18) dengan m=1
Jadi, persamaan garis singgung kurva adalah y=x+9
Sebidang tanah akan dibatasi oleh pagar dengan menggunakan kawat berduri seperti ilustrasi berikut.
Tembok
Area Tanah
y
y
x
Bentuk Pagar
Batas tanah yang dibatasi pagar adalah yang tidak bertembok. Kawat yang tersedia 800 meter. Berapakah luas maksimum yang dapat dibatasi oleh pagar yang tersedia?
Sebidang tanah akan dibatasi oleh pagar dengan menggunakan kawat berduri
tembok
Area Tanah
y
y
x
Bentuk Pagar
Misalkan panjang area tanah =x dan lebar area tanah =y
Perhatikan bentuk pagar yang terdiri dari 4 lapis. Artinya
Maka tanah yang dipagari dapat dinyatakan
Jika luas tanah =xy, maka
Untuk mencari luas maksimum, turunkan L terhadap y dan samakan dengan 0
Substitusi y=50 ke fungsi luas
Jadi, luas maksimum tanah yang dipagari (dalam m2) adalah 5.000 m2
Hasil
Jika integral parsial ∫u⋅dv=u⋅v−∫vdu, maka ∫2x(5−x)3dx
Misalkan
Sehingga
Faktorkan (5−x)4
Jadi, hasil dari ∫2x(5−x)3dx=−101(4x+5)(5−x)4+C
Nilai dari
adalah ....
Untuk menyelesaikan integral tentu ∫12(4x2−x+5)dx, kita integralkan terlebih dahulu
Substitusi x=2 dan x=1
Jadi, nilai dari ∫12(4x2−x+5)dx=677
Hasil dari
Untuk menyelesaikan ∫(2sin2x−3cosx)dx, integralkan masing-masing suku
Untuk ∫sin2xdx, gunakan substitusi u=2x
Untuk ∫cosxdx
Jadi, hasil dari ∫(2sin2x−3cosx)dx=−cos2x−3sinx+C
Hasil dari
adalah ....
Untuk menyelesaikan integral ini, gunakan metode substitusi dengan memisalkan u=3x2−2x+7
Misalkan u=3x2−2x+7, maka turunannya adalah
Dari sini, kita peroleh (3x−1)dx=21du
Substitusi ke dalam integral
Kembalikan substitusi u=3x2−2x+7
Jadi, hasil dari ∫(3x2−2x+7)73x−1dx=12(3x2−2x+7)6−1+C
Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=x2−4x+3 dan y=3−x adalah ....
Untuk menghitung luas daerah yang dibatasi oleh kedua kurva, cari terlebih dahulu titik potong antara kurva parabola dan garis.
Titik potong diperoleh dengan menyamakan kedua persamaan
Jadi, x1=0 atau x2=3
Di antara interval x=0 dan x=3, garis y=3−x berada di atas parabola y=x2−4x+3
Luas daerah dihitung menggunakan integral
Jadi, luas daerah antara keduanya adalah 29 satuan luas.
Dua buah dadu dilempar undi bersama-sama satu kali. Peluang muncul mata dadu berjumlah 5 atau 7 adalah ....
Untuk menyelesaikan soal peluang ini, tentukan terlebih dahulu ruang sampel dan kejadian yang diminta.
Ketika dua buah dadu dilempar bersama-sama, total kemungkinan hasil adalah
Pasangan mata dadu yang jumlahnya 5 adalah (1,4), (4,1), (2,3), (3,2)
Banyaknya kejadian A adalah n(A)=4
Peluang kejadian A
Pasangan mata dadu yang jumlahnya 7 adalah (2,5), (5,2), (4,3), (3,4), (6,1), (1,6)
Banyaknya kejadian B adalah n(B)=6
Peluang kejadian B
Karena kejadian A dan B saling lepas (tidak mungkin terjadi bersamaan), maka
Jadi, peluang muncul mata dadu berjumlah 5 atau 7 adalah 3610
Perhatikan histogram berikut!
Modus dari data yang ditunjukkan pada histogram adalah ....
Untuk menghitung modus dari data histogram, gunakan rumus modus untuk data berkelompok.
Kelas modus adalah interval dengan frekuensi terbesar, yaitu interval 59,5−64,5 dengan frekuensi 14
Selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya
Selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya
Batas bawah kelas modus
Panjang kelas
Gunakan rumus modus untuk data berkelompok
Jadi, modus dari data yang ditunjukkan pada histogram adalah 62,6
Perhatikan data pada tabel berikut!
| Nilai | Frekuensi |
|---|---|
| 40 — 49 | 7 |
| 50 — 59 | 11 |
| 60 — 69 | 9 |
| 70 — 79 | 6 |
| 80 — 89 | 5 |
| 90 — 99 | 2 |
Kuartil atas dari data pada tabel tersebut adalah ....
Untuk menghitung kuartil atas dari data berkelompok, gunakan rumus kuartil ketiga.
| Nilai | Frekuensi |
|---|---|
| 40 — 49 | 7 |
| 50 — 59 | 11 |
| 60 — 69 | 9 |
| 70 — 79 | 6 |
| 80 — 89 | 5 |
| 90 — 99 | 2 |
| Total | 40 |
Kuartil atas terletak pada posisi
Posisi ke-30 berada pada interval 70—79
Frekuensi kumulatif sebelum kelas kuartil atas
Frekuensi kelas kuartil atas
Batas bawah kelas kuartil atas
Panjang kelas
Gunakan rumus kuartil atas untuk data berkelompok
Jadi, kuartil atas dari data pada tabel tersebut adalah 74,5
Sebuah kurva diberikan oleh fungsi f(x)=6x−x2. Evaluasi luas daerah yang dibatasi oleh kurva tersebut dan sumbu-x, untuk x≥0!
Untuk menghitung luas daerah di bawah kurva, pertama cari titik potong kurva dengan sumbu-x untuk menentukan batas integrasi.
Daerah dibatasi oleh kurva f(x)=6x−x2 dan sumbu-x (y=0)
Titik potong kurva dengan sumbu-x diperoleh ketika f(x)=0
Jadi, x=0 atau x=6
Karena soal meminta untuk x≥0, batas integrasi adalah dari x=0 sampai x=6
Luas daerah di bawah kurva f(x) dari x=0 sampai x=6 dihitung dengan integral definit
Jadi, luas daerah yang dibatasi oleh kurva dan sumbu-x adalah 36 satuan luas.
Dalam sebuah ujian terdapat 10 soal, dari nomor 1 sampai nomor 10. Peserta ujian wajib mengerjakan soal nomor 1, 2, dan 3 serta hanya mengerjakan 7 dari 10 soal yang tersedia. Banyak cara peserta ujian memilih soal yang dikerjakan adalah ....
Untuk menyelesaikan soal kombinasi ini, tentukan terlebih dahulu soal mana yang wajib dikerjakan dan berapa soal yang masih harus dipilih.
Karena peserta wajib mengerjakan soal nomor 1, 2, dan 3, maka peserta sudah mengerjakan 3 soal.
Soal yang masih harus dipilih
Soal yang tersedia untuk dipilih adalah selain nomor 1, 2, dan 3
Jumlah soal yang tersedia untuk dipilih
Peserta harus memilih 4 soal dari 7 soal yang tersedia. Gunakan kombinasi
Jadi, banyak cara peserta ujian memilih soal yang dikerjakan adalah 35 cara.