Dalam aljabar linear, kita sering tertarik dengan vektor-vektor khusus yang memiliki sifat istimewa ketika dikalikan dengan matriks. Bayangkan vektor yang hanya "diregangkan" atau "dipendekkan" oleh matriks, tetapi arahnya tidak berubah.
Misalkan A∈Kn×n adalah matriks persegi. Sebuah vektor eigenv∈Kn untuk adalah vektor tak nol yang memenuhi:
nilai eigen
λ∈K
v=0
A⋅v=λ⋅v
Persamaan ini menunjukkan bahwa ketika matriks A mengoperasikan vektor v, hasilnya adalah kelipatan skalar dari vektor yang sama.
Menurut definisi, nilai eigen dapat sama dengan 0, tetapi vektor eigen selalu tak nol.
Vektor eigen memiliki sifat-sifat fundamental yang sangat berguna dalam berbagai aplikasi matematik.
Perkalian Skalar: Misalkan A∈Kn×n dan v∈Kn dengan v=0 adalah vektor eigen dari A untuk nilai eigen λ∈K. Maka semua kelipatan t⋅v dengan t=0 juga merupakan vektor eigen dari A untuk nilai eigen yang sama λ.
Mengapa hal ini benar? A⋅(t⋅v)=t⋅(A⋅v)=t⋅(λ⋅v)=λ⋅(t⋅v)
Sifat ini menunjukkan bahwa jika kita menemukan satu vektor eigen, maka semua kelipatan tak nolnya juga adalah vektor eigen untuk nilai eigen yang sama.
Salah satu hasil penting dalam teori vektor eigen adalah bahwa vektor eigen yang bersesuaian dengan nilai eigen yang berbeda selalu bebas linear.
Ada hasil yang sangat penting dalam kebebasan linear vektor eigen. Misalkan A∈Kn×n dan λ1,…,λk∈K adalah nilai-nilai eigen yang berbeda berpasangan dari A, yaitu λi=λj untuk i=j dengan i,j∈{1,…,k}. Maka vektor-vektor eigen yang bersesuaian v1,…,vk∈Kn adalah bebas linear.
Teorema ini dapat dibuktikan menggunakan induksi matematika dan memiliki konsekuensi penting bahwa matriks n×n memiliki paling banyak n nilai eigen yang berbeda.
Nilai eigen memiliki hubungan erat dengan sifat invertibilitas matriks.
Sekarang, mari kita lihat hubungan menarik antara invertibilitas dan nilai eigen. Matriks A∈Kn×n dapat diinversi jika dan hanya jika semua nilai eigen λ∈K dari A memenuhi λ=0.
Mengapa hal ini benar? A dapat diinversi jika dan hanya jika RangA=n, yang berarti EigA(0)=kerA={0}, sehingga λ=0 bukan nilai eigen dari A.
Jika matriks A dapat diinversi dan v=0 adalah vektor eigen dari A untuk nilai eigen λ∈K, maka v juga merupakan vektor eigen dari A−1 untuk nilai eigen λ1.
Mengapa hal ini benar? Dari A⋅v=λ⋅v, dengan mengalikan A−1 dan λ1, diperoleh λ1⋅v=A−1⋅v.
Mari kita lihat berbagai cara untuk mengetahui apakah matriks dapat diinversi. Untuk matriks persegi A∈Kn×n, pernyataan-pernyataan berikut ekuivalen:
A dapat diinversi
Terdapat matriks A−1∈Kn×n dengan A⋅A−1=I=A−1⋅A
A memiliki peringkat penuh, RangA=n atau kerA={0}
Kolom-kolom dari A bebas linear
Baris-baris dari A bebas linear
detA=0
Semua nilai eigen dari A tidak sama dengan 0
Teorema ini memberikan berbagai cara equivalent untuk memeriksa apakah suatu matriks dapat diinversi, dengan nilai eigen menjadi salah satu kriteria yang sangat berguna.