Tiga Tingkat Keanekaragaman di Tepi Sawah
Di tepi sawah, kita dapat membandingkan variasi antarrumpun padi, spesies yang hidup bersama, dan kondisi habitat. Pengamatan tersebut mengarah pada pembahasan keanekaragaman genetik, spesies, dan ekosistem, tetapi sifat tanaman yang terlihat belum membuktikan adanya perbedaan genetik.
Mulai dari Organisme dan Habitatnya
Perhatikan beberapa rumpun padi. Ada tanaman yang lebih tinggi, warna bulirnya berbeda, atau waktu masaknya lebih lama. Perbedaan itu belum tentu menunjukkan spesies atau susunan genetik yang berbeda. Lingkungan juga dapat memengaruhi sifat yang terlihat, sehingga variasi genetik perlu dibuktikan dengan data genetik atau hasil persilangan.
Di sekitar padi juga ada jamur, ikan kecil, katak, serangga air, dan tumbuhan lain. Perbandingan organisme yang hadir menunjukkan keanekaragaman spesies. Jika tanah basah, arus air, cahaya, dan tempat berlindung ikut dibandingkan, perbandingan tersebut masuk ke tingkat keanekaragaman ekosistem.
Tiga Tingkat Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah variasi makhluk hidup di dalam spesies, antarspesies, dan antarekosistem.
Keanekaragaman hayati dapat dipelajari pada tingkat genetik, spesies, dan ekosistem.
Gen adalah segmen DNA yang dapat ikut memengaruhi sifat, misalnya tinggi tanaman atau warna bulir. Sifat yang tampak dapat dipengaruhi perbedaan genetik, kondisi lingkungan, atau keduanya. Ahli biologi memakai beberapa konsep spesies. Menurut konsep spesies biologis yang umum dipakai, anggota spesies yang bereproduksi seksual pada umumnya dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan fertil. Ekosistem adalah komunitas organisme beserta lingkungan tak hidupnya yang berinteraksi sebagai satu kesatuan fungsional.
Objek yang dibandingkan menentukan tingkat keanekaragaman yang sedang dipelajari. Perbedaan tinggi padi dalam satu spesies termasuk keanekaragaman genetik jika perbedaan itu berasal dari variasi gen yang diwariskan. Perbedaan antara sawah, mangrove, dan terumbu karang termasuk keanekaragaman ekosistem.
Pilih tingkat keanekaragaman dari pertanyaan: keanekaragaman genetik membandingkan anggota satu spesies, keanekaragaman spesies membandingkan spesies yang hadir beserta kelimpahan relatif setiap spesies, dan keanekaragaman ekosistem membandingkan habitat serta interaksi ekologis.
| Skala | Pertanyaan utama | Contoh dekat | Kesalahan yang dihindari |
|---|---|---|---|
| Gen | Mengapa anggota satu jenis tidak persis sama? | Varietas padi berbeda tinggi, umur panen, atau warna gabah | Menyebut variasi satu jenis sebagai banyak spesies |
| Spesies | Spesies apa yang hidup di sana, dan seberapa merata jumlah individunya? | Padi, ikan kecil, katak, jamur, serangga air | Menghitung spesies tetapi mengabaikan kelimpahan relatifnya |
| Ekosistem | Habitat dan hubungan lingkungan apa yang berbeda? | Sawah, sungai, mangrove, terumbu karang | Menjelaskan perbedaan tempat hanya dari satu organisme |
Gen Menjelaskan Variasi dalam Satu Jenis
Keanekaragaman gen terlihat ketika organisme masih berada dalam satu spesies atau populasi, tetapi varian yang diwariskan tidak persis sama. Pada padi, varietas yang berbeda dapat memiliki tinggi tanaman, umur panen, warna gabah, atau ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang tidak sama. Varian genetik dan kombinasinya dapat ikut membentuk tinggi tanaman, umur panen, warna gabah, dan ketahanan itu, sering kali bersama kondisi tempat tumbuh.
Sifat yang tampak biasanya tidak ditentukan oleh gen saja. Tinggi tanaman, misalnya, dapat dipengaruhi oleh varian yang diwariskan serta kondisi air, unsur hara, cahaya, dan lingkungan tumbuh lainnya.
Perbedaan gen dapat membuat tiap individu merespons perubahan lingkungan dengan cara yang berbeda. Karena itu, populasi dengan variasi yang lebih besar lebih mungkin memiliki individu yang dapat bertahan dan berkembang biak dalam kondisi baru.
Membandingkan Keanekaragaman pada Skala Lebih Luas
Keanekaragaman genetik membandingkan anggota satu spesies. Keanekaragaman spesies membandingkan spesies yang hidup bersama, sedangkan keanekaragaman ekosistem membandingkan habitat serta interaksi antara organisme dan lingkungan. Ketiga tingkat itu saling berkait, karena keanekaragaman genetik di dalam satu spesies menyusun keanekaragaman spesies di suatu tempat.
Keanekaragaman Spesies Membandingkan Spesies yang Hadir
Keanekaragaman spesies mempertimbangkan jumlah spesies di satu tempat, yang disebut kekayaan spesies, sekaligus pemerataan jumlah individu pada setiap spesies. Di tepi sawah atau kebun basah, padi dapat hidup bersama jamur, ikan kecil, katak, serangga air, dan organisme mikroskopis. Tempat yang hampir seluruh individunya berasal dari satu spesies berbeda dari tempat dengan individu yang tersebar lebih merata, meskipun kedua tempat memiliki jumlah spesies yang sama. Setiap spesies juga punya ciri dan peran ekologis. Padi membuat bahan organik lewat fotosintesis, jamur membantu penguraian, sedangkan ikan dan katak menjadi bagian dari jaring makanan.
Keanekaragaman Ekosistem Membandingkan Habitat dan Interaksi Ekologis
Keanekaragaman ekosistem lebih luas lagi. Sawah, sungai, hutan hujan, mangrove, savana, dan terumbu karang memiliki kondisi berbeda. Cahaya, air, salinitas, tanah, suhu, dan interaksi organisme membuat jenis yang hidup di sana tidak sama.
Indonesia memiliki banyak habitat tropis yang tersebar di beberapa wilayah biogeografi. Sebagian besar Indonesia barat berada di Paparan Sunda dan memiliki kedekatan biogeografis dengan Asia, sedangkan Papua berada di Paparan Sahul dan memiliki kedekatan dengan Australasia. Di antaranya terdapat Wallacea sebagai zona peralihan yang kompleks. Batas setiap wilayah dapat berbeda menurut kelompok organisme, sehingga ahli biologi membandingkan bukti dari tiap takson. Persebaran spesies di Indonesia dipengaruhi kondisi lingkungan, sejarah geologi, perpindahan organisme, evolusi, dan interaksi biologis jangka panjang.
Data biodiversitas primer dapat berasal dari museum, koleksi ilmiah, DNA barcode atau penanda DNA pendek, dan foto lapangan. Catatan lokasi, waktu, dan identitas organisme dapat mendukung pernyataan bahwa suatu spesies terdapat di sebuah wilayah.
Tentukan Tingkat Keanekaragaman Lebih Dahulu
Saat mengamati alam, tentukan lebih dahulu apa yang dibandingkan. Perbedaan antaranggota satu spesies termasuk keanekaragaman genetik. Perbedaan antarspesies yang hadir termasuk keanekaragaman spesies. Perbedaan habitat dan hubungan ekologis termasuk keanekaragaman ekosistem.
Satu tepi sawah, kebun, atau hutan dapat memuat ketiga tingkat sekaligus. Lokasi pengamatan dapat tetap sama, tetapi hal yang dibandingkan menentukan tingkat keanekaragaman yang sedang dipelajari.