Kelajuan sesaat adalah kelajuan benda pada waktu tertentu atau pada titik tertentu di lintasannya. Contohnya adalah angka yang ditunjukkan speedometer kendaraan saat pengendara melihatnya.
Kecepatan sesaat juga dibaca pada waktu tertentu, tetapi tetap menyertakan arah. Jika kendaraan sedang bergerak ke kanan, kecepatannya positif; jika bergerak ke kiri, kecepatannya negatif.
Nilai sesaat menjawab pertanyaan "berapa cepat tepat sekarang?", bukan "berapa cepat sejak mulai?"
kelajuan sesaat=∣vsesaat∣
Kelajuan sesaat adalah besar dari kecepatan sesaat.
Jika gerak direkam sebagai data posisi terhadap waktu, nilai sesaat dapat dibayangkan sebagai perubahan posisi pada selang waktu yang sangat kecil di sekitar waktu yang sedang dibaca.
vsesaat≈ΔtΔxuntuk Δt yang sangat kecil
Semakin kecil selang waktu yang dipakai, semakin dekat bacaan itu ke nilai tepat pada saat tersebut. Itulah mengapa nilai sesaat tidak perlu menunggu perjalanan selesai.
Bacaan di Titik Ukur
Pilih momen baca untuk melihat mobil melewati titik ukur dan nilai kecepatan sesaatnya.
Titik ukur pada simulasi mewakili tempat gerak dibaca pada satu momen. Angka kelajuan memberi besar bacaan, sedangkan arah mobil saat melewati titik ukur menentukan tanda kecepatannya.
Pada t=6 s, mobil bergerak ke kanan dengan kelajuan sesaat 20 m/s. Karena arah kanan dipilih sebagai arah positif, kecepatan sesaatnya +20 m/s.
Pada t=9 s, mobil bergerak ke kiri dengan kelajuan sesaat 8 m/s. Karena arah kiri berlawanan dengan arah positif, kecepatan sesaatnya −8 m/s.
Waktu
Bacaan kelajuan
Arah gerak
Kecepatan sesaat
6 s
20 m/s
ke kanan
+20 m/s
9 s
8 m/s
ke kiri
−8 m/s
Jadi, kelajuan sesaat selalu ditulis sebagai besar yang tidak bertanda, sedangkan kecepatan sesaat memakai tanda untuk menunjukkan arah gerak.
Kelajuan sesaat berbeda dari kelajuan rata-rata. Kelajuan rata-rata memakai seluruh jarak dan seluruh waktu, sedangkan kelajuan sesaat membaca keadaan pada satu waktu.
Jika speedometer menunjukkan 15 m/s sekarang, itu tidak berarti sepanjang perjalanan kendaraan selalu bergerak 15 m/s.
Misalnya kendaraan sempat berhenti di lampu merah, lalu melaju cepat setelahnya. Kelajuan rata-ratanya bisa kecil karena seluruh waktu perjalanan ikut dihitung, sementara kelajuan sesaat saat kendaraan melaju bisa jauh lebih besar.
Rambu batas kelajuan dan alat pengukur kelajuan di jalan membaca keadaan sesaat. Ketika tertulis batas 80 km/jam, maksudnya kendaraan tidak boleh melampaui kelajuan itu pada saat melintas.
Karena itu, petugas tidak perlu menunggu kendaraan sampai tujuan untuk mengetahui apakah kelajuannya melewati batas. Yang diperiksa adalah kelajuan pada momen kendaraan melewati titik pengukuran.
Jadi, kata "sesaat" menekankan bahwa nilai gerak dibaca pada satu waktu tertentu, bukan dari seluruh perjalanan.