Informasi pada Panah Vektor
Vektor biasanya ditampilkan sebagai anak panah. Setiap bagian panah membawa informasi: pangkal menunjukkan titik awal, ujung menunjukkan arah, dan panjang menunjukkan besar vektor.
Kalau sebuah gaya ditampilkan dengan panah lebih panjang, artinya gaya itu lebih besar pada skala yang sama. Kalau ujung panahnya mengarah ke kanan atas, artinya gaya bekerja ke kanan atas.
Notasi vektor yang lengkap menunjukkan besar dan arah.
Notasi dengan Dua Titik
Vektor dapat ditulis dari titik awal ke titik akhir. Misalnya dibaca sebagai vektor dari titik ke titik .
Urutan huruf tidak boleh ditukar sembarangan. dan memakai dua titik yang sama, tetapi arahnya berlawanan.
| Notasi | Cara membaca | Makna arah |
|---|---|---|
| vektor dari ke | pangkal di , ujung di | |
| vektor dari ke | pangkal di , ujung di | |
| besar vektor | panjang vektor tanpa informasi arah |
Tanda garis atau panah di atas huruf memberi tahu bahwa yang dibahas adalah vektor. Tanda mutlak memberi tahu bahwa yang dibahas hanya besarnya.
Notasi dengan Satu Huruf
Dalam perhitungan, vektor sering diberi nama satu huruf seperti , , atau . Pilih huruf sesuai besarannya, misalnya untuk kecepatan dan untuk gaya.
Contohnya, sering dipakai untuk gaya, untuk kecepatan, dan untuk perpindahan. Besar dari vektor tersebut ditulis tanpa panah, misalnya atau .
Baris pertama masih memuat arah. Baris kedua hanya menyatakan besar gaya.
Vektor Nol dan Vektor Satuan
Ada dua notasi khusus yang sering muncul ketika vektor mulai dihitung dengan komponen.
Vektor nol adalah vektor yang besarnya . Pangkal dan ujungnya berimpit, sehingga arahnya tidak tentu. Dalam fisika, vektor nol dapat muncul ketika dua gaya sama besar dan berlawanan arah saling meniadakan.
Vektor satuan adalah vektor yang besarnya dan hanya menunjukkan arah. Vektor satuan tidak dipakai untuk menyatakan seberapa kuat gaya atau seberapa jauh perpindahan. Pada basis Kartesius tiga dimensi standar, setiap vektor satuan memiliki satu komponen bernilai :
Nanti, saat vektor ditulis sebagai , notasi dan memberi arah positif kedua sumbu, sedangkan skalar bertanda dan memberi komponen sepanjang sumbu tersebut.
Kesalahan Membaca yang Sering Terjadi
Kesalahan pertama adalah menganggap sama dengan hanya karena memakai titik yang sama. Padahal arah vektornya berlawanan.
Kesalahan kedua adalah menulis besar vektor sebagai bilangan negatif. Besar vektor selalu atau positif. Tanda negatif pada vektor biasanya menunjukkan arah yang berlawanan dari arah acuan. Tanda itu tidak membuat panjang vektor menjadi negatif.
Misalnya tidak berarti besar vektornya negatif. Artinya, vektor tersebut sama besar dengan , tetapi arahnya berlawanan.