Daerah yang Dibatasi Tali Busur dan Busur
Garis yang memotong lingkaran di dua titik membentuk tali busur. Tali busur dan salah satu busur di antara kedua ujungnya membatasi satu tembereng lingkaran. Busur kecil membatasi tembereng kecil, sedangkan busur besar yang tersisa membatasi tembereng besar. Diameter menjadi kasus batas ketika kedua tembereng berupa setengah lingkaran.
Perbedaan Busur dan Tembereng
Busur adalah garis lengkung pada keliling lingkaran. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh sebuah busur dan tali busurnya.
Ringkasan Perbedaan:
- Busur: Garis lengkung di keliling lingkaran (hanya panjang, tidak ada luas)
- Tembereng: Daerah yang dikelilingi busur dan tali busur (memiliki luas, dapat dihitung luasnya)
Jenis Tembereng Berdasarkan Ukuran
Berdasarkan ukurannya, tembereng dapat dibedakan menjadi dua jenis yang memiliki karakteristik berbeda:
Untuk jari-jari yang tetap, sudut pusat membedakan kedua tembereng:
- Tembereng Minor: sudut pusat , luas tembereng
- Tembereng Mayor: sudut pusat , luas tembereng
Rumus Luas Tembereng
Untuk menghitung luas tembereng kecil, kurangi juringnya dengan segitiga yang dibentuk oleh dua jari-jari dan tali busur.
Panjang busur dan luas tembereng memakai rumus yang berbeda.
| Besaran | Rumus | Jenis satuan |
|---|---|---|
| Panjang busur | Panjang, seperti atau | |
| Luas tembereng | Luas, seperti atau |
Dengan memasukkan rumus luas juring dan segitiga, diperoleh:
Di sini adalah sudut pusat kecil dalam derajat dan adalah jari-jari lingkaran.
Untuk tembereng besar, gunakan dahulu sudut kecil pelengkap , lalu kurangi luas seluruh lingkaran dengan luas tembereng kecil tersebut:
Juring Segitiga dan Tembereng
Diagram berikut menandai juring, segitiga yang dibentuk oleh dua jari-jari dan tali busur, serta tembereng yang tersisa setelah luas segitiga dikurangkan.
Perhitungan Luas Tembereng
Kita akan menghitung luas tembereng untuk sudut pusat dan jari-jari , sesuai visualisasi di atas.
Langkah 1: Menghitung Luas Juring
Langkah 2: Menghitung Luas Segitiga
Untuk sudut , segitiga yang terbentuk adalah segitiga siku-siku dengan kedua sisi tegak berupa jari-jari:
Langkah 3: Menghitung Luas Tembereng
Latihan
Setiap soal meminta luas tembereng, jadi kurangkan luas segitiga dari luas juring yang memiliki sudut pusat sama.
-
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari . Jika terdapat tembereng dengan sudut pusat , tentukan luas tembereng tersebut.
-
Sebuah tembereng kecil memiliki luas sekitar pada lingkaran berjari-jari . Tentukan besar sudut pusat kecil yang membentuk tembereng tersebut.
-
Sebuah tangki silinder horizontal berjari-jari berisi air hingga kedalaman dari dasar. Tentukan luas penampang tangki yang terisi air.
Pembahasan
-
Langkah Penyelesaian:
Diketahui: ,
Menghitung luas juring:
Menghitung luas segitiga:
Menghitung luas tembereng:
-
Langkah Penyelesaian:
Diketahui: luas tembereng ,
Menggunakan rumus:
Selesaikan persamaan ini secara numerik pada interval sudut kecil . Hasilnya:
Verifikasi:
Hasil ini sesuai dengan luas pada soal setelah pembulatan, sehingga sudut pusatnya sekitar .
-
Langkah Penyelesaian:
Diketahui: jari-jari tangki = , kedalaman air =
Karena kedalaman air () kurang dari jari-jari (), bagian penampang lingkaran yang terisi air berbentuk tembereng minor.
Untuk tangki silinder horizontal, kita menggunakan rumus khusus tembereng dengan tinggi tertentu.
Menentukan tinggi tembereng dari dasar tangki:
Tinggi air yang diukur dari dasar adalah .
Gunakan rumus luas tembereng air pada tangki horizontal:
Tuliskan untuk luas tembereng dan definisikan perbandingan tinggi :
Sudut yang dihasilkan dinyatakan dalam radian, sesuai dengan rumus luas tersebut.
Substitusi nilai:
Menghitung luas penampang yang terisi air: