Laju Penjualan dan Jumlah Barang yang Terjual
Data ekonomi sering menyatakan suatu laju, misalnya jumlah barang yang terjual per bulan atau tambahan biaya untuk setiap unit yang diproduksi. Integral menjumlahkan perubahan tersebut selama selang waktu atau jumlah produksi tertentu.
Misalnya, integral dari laju penjualan selama tiga bulan memberikan jumlah barang yang terjual dalam tiga bulan tersebut.
Konsep ini serupa dengan menghitung luas daerah di bawah kurva. Pada grafik besaran ekonomi, sumbu horizontal menyatakan waktu dan sumbu vertikal menyatakan laju perubahan.
Analisis Penjualan Menggunakan Integral
Misalkan sebuah perusahaan teknologi meluncurkan smartphone baru. Laju penjualan bulanannya dimodelkan dengan fungsi per bulan. Variabel menyatakan waktu dalam bulan setelah peluncuran.
Berapa total penjualan dalam pertama? Karena yang diketahui adalah lajunya, kita perlu mengintegralkan fungsi tersebut:
Selesaikan ini dengan memisahkan integralnya terlebih dahulu:
Untuk integral yang mengandung akar, kita bisa gunakan substitusi. Misalkan , maka . Jangan lupa ubah batas integrasinya juga!
Model kontinu tersebut memprediksi unit smartphone dalam pertama. Jika dinyatakan sebagai jumlah perangkat utuh, hasilnya sekitar smartphone.
Analisis Pertumbuhan Pendapatan
Model kedua menyatakan laju pertumbuhan pendapatan sebuah perusahaan rintisan sebagai ribu rupiah per bulan. Variabel menyatakan waktu dalam bulan.
Untuk menghitung total peningkatan pendapatan dalam pertama, kita integralkan fungsi laju pertumbuhan:
Dengan , maka total peningkatan pendapatan adalah sekitar ribu rupiah atau .
Total Biaya Produksi
Dalam bisnis, perusahaan sering perlu memperkirakan biaya produksi. Misalkan biaya marginalnya adalah ribu rupiah per unit. Variabel menyatakan jumlah unit yang diproduksi.
Untuk mengetahui total biaya variabel dalam memproduksi pertama, perusahaan mengintegralkan fungsi biaya marginal:
Setelah kita integralkan dan evaluasi, diperoleh:
Dengan asumsi , total biaya variabel untuk memproduksi adalah . Biaya tetap terpisah dan tidak termasuk dalam integral ini.
Dalam penerapan ekonomi, integral mengubah besaran marginal atau laju perubahan menjadi jumlah yang terakumulasi. Misalnya, integral dari biaya marginal memberikan perubahan biaya total.
Analisis Surplus Konsumen
Surplus konsumen juga dapat dihitung dengan integral. Misalkan suatu pasar memiliki fungsi permintaan dan harga keseimbangan . Kuantitas keseimbangan pada kurva permintaan tersebut diperoleh dari:
Surplus konsumen menjumlahkan, untuk unit yang diperdagangkan, selisih antara kesediaan membayar pembeli menurut kurva permintaan dan harga pasar yang benar-benar mereka bayar:
Setelah dievaluasi:
Surplus konsumen sebesar mengukur manfaat moneter total yang diperoleh konsumen di atas harga keseimbangan.
Latihan
Setiap soal memberikan laju seperti biaya marginal atau pendapatan marginal dan meminta jumlah akumulasinya, jadi integralkan laju itu pada selang yang diberikan lalu baca hasilnya dalam satuan aslinya.
-
Sebuah perusahaan memiliki laju penjualan per bulan. Hitunglah total penjualan dalam pertama!
-
Jika biaya marginal suatu produk adalah ribu rupiah per unit, berapa total biaya variabel untuk memproduksi ?
-
Fungsi laju pertumbuhan investasi adalah rupiah per tahun. Hitunglah total pertumbuhan investasi dalam !
Pembahasan
-
Menghitung total penjualan
Karena kita punya fungsi laju penjualan, tinggal integralkan saja:
Hasilnya adalah:
Total penjualan dalam adalah .
-
Menghitung biaya variabel
Integralkan fungsi biaya marginal:
Setelah dievaluasi:
Total biaya variabel adalah ribu rupiah atau .
-
Menghitung pertumbuhan investasi
Untuk fungsi eksponensial, kita integralkan:
Hasilnya adalah:
Total pertumbuhan investasi dalam adalah sekitar rupiah.