Tabel sering menyusun informasi dalam baris dan kolom. Daftar nilai kelas, misalnya, dapat menempatkan satu siswa pada setiap baris dan satu mata pelajaran pada setiap kolom. Matriks menggunakan susunan persegi panjang yang sama untuk mengolah bilangan secara matematis.
Bilangan di dalam matriks disebut elemen atau matriks. Biasanya, elemen-elemen tersebut diapit tanda kurung atau kurung siku . Baris dan kolom suatu entri menentukan besaran yang diwakilinya, sehingga memindahkan entri akan mengubah maknanya.
entri
()
[]
Perhatikan nilai Matematika dan Bahasa Inggris dari tiga siswa berikut:
Siswa
Matematika
Bahasa Inggris
Aisyah
80
75
Alex
70
95
Wayan
95
75
Jika hanya entri bilangannya yang diambil, kita memperoleh matriks:
A=807095759575
Matriks yang sama juga dapat ditulis dengan tanda kurung:
A=807095759575
Jadi, 80,75,70,95,95,75 adalah elemen-elemen matriks A.
Tiga istilah berikut menjelaskan struktur matriks:
Baris adalah susunan elemen secara mendatar.
Kolom adalah susunan elemen secara tegak.
Elemen adalah satu entri pada baris dan kolom tertentu.
Untuk matriks A:
A=807095759575
Baris1 adalah [8075]
Baris2 adalah [7095]
Baris3 adalah [9575]
Kolom1:
807095
Kolom2:
759575
Elemen matriks A ditulis sebagai aij. Indeks pertamai menunjukkan baris, sedangkan indeks kedua j menunjukkan kolom.
A=[aij]m×n
Di sini, m adalah jumlah baris dan n adalah jumlah kolom. Indeks baris i berupa bilangan bulat yang memenuhi 1≤i≤m. Indeks kolomj berupa bilangan bulat yang memenuhi 1≤j≤n. Batas ini memastikan bahwa indeksnya menunjuk ke posisi di dalam matriks.