Metode ekspansi kofaktor adalah salah satu cara untuk menghitung nilai determinan dari sebuah matriks persegi, terutama untuk matriks yang ukurannya lebih besar dari 2×2.
Metode ini bekerja dengan cara menguraikan perhitungan determinan matriks besar menjadi penjumlahan dari perkalian elemen-elemen matriks dengan kofaktornya masing-masing, yang melibatkan determinan dari matriks-matriks yang lebih kecil.
Setiap elemen dalam sebuah matriks persegi memiliki apa yang disebut sebagai "minor". Minor dari elemen aij (yaitu elemen yang terletak pada baris ke-i dan kolom ke-j) biasanya dituliskan sebagai Mij.
Untuk menentukan minor Mij, kita perlu menghilangkan (mencoret) seluruh baris ke-i dan seluruh kolom ke-j dari matriks aslinya. Determinan dari sub-matriks yang tersisa inilah yang disebut sebagai minor Mij.
Setelah kita memahami apa itu minor, langkah selanjutnya adalah memahami "kofaktor". Kofaktor dari elemen aij, yang biasa dinotasikan sebagai kij atau Cij, dihitung menggunakan minornya dengan rumus:
kij=(−1)i+jMij
Bagian (−1)i+j dalam rumus ini menentukan tanda (positif atau negatif) dari kofaktor tersebut. Aturannya sederhana:
Jika hasil penjumlahan i+j adalah bilangan genap, maka (−1)i+j=1. Ini berarti kij=Mij (kofaktor sama dengan minornya).
Jika hasil penjumlahan i+j adalah bilangan ganjil, maka (−1)i+j=−1. Ini berarti kij=−Mij (kofaktor adalah negatif dari minornya).
Untuk matriks 3×3, pola tanda (−1)i+j akan terlihat seperti ini:
+−+−+−+−+
Tanda ini menunjukkan apakah kofaktor akan sama dengan minornya (tanda +) atau negatif dari minornya (tanda −).
Inti dari metode ekspansi kofaktor adalah menghitung determinan matriks A (dinotasikan det(A) atau ∣A∣) dengan cara memilih satu baris atau satu kolom dari matriks tersebut.
Kemudian, setiap elemen pada baris atau kolom yang dipilih dikalikan dengan kofaktornya masing-masing, dan semua hasil perkalian tersebut dijumlahkan.
Artinya, kita pilih baris ke-i. Lalu, untuk setiap kolom j pada baris tersebut, kita kalikan elemen aij dengan kofaktornya kij, dan jumlahkan semuanya.
Artinya, kita pilih kolom ke-j. Lalu, untuk setiap baris i pada kolom tersebut, kita kalikan elemen aij dengan kofaktornya kij, dan jumlahkan semuanya.
Kabar baiknya, kamu bisa memilih baris atau kolom mana saja untuk melakukan ekspansi, hasilnya akan selalu sama!
Untuk mempermudah perhitungan, biasanya dipilih baris atau kolom yang memiliki banyak elemen bernilai nol, karena perkalian dengan nol akan menghasilkan nol dan mengurangi jumlah suku yang perlu dihitung.