Mengubah Lebar Grafik melalui Masukan Fungsi
Dilatasi horizontal mengubah lebar grafik fungsi sepanjang sumbu tanpa mengubah tingginya. Grafik yang diregangkan menjadi lebih lebar, grafik yang dimampatkan menjadi lebih sempit, dan setiap titik mempertahankan nilai aslinya.
Jika kamu memiliki fungsi , maka dilatasi horizontal menghasilkan fungsi baru . Di sini adalah bilangan yang mengalikan masukan, dan skala horizontal grafik baru adalah .
Cara Faktor Pengali Masukan Mengubah Lebar
Untuk setiap fungsi dan faktor tak nol yang mengalikan masukan, dilatasi horizontal didefinisikan sebagai:
Faktor menentukan apa yang terjadi pada lebar grafik:
- Jika , lebar grafik menjadi dari lebar semula
- Jika , lebar grafik menjadi kali lebar semula
- Jika , grafik tidak berubah
- Jika , grafik juga dicerminkan terhadap sumbu
Nilai tidak termasuk. Jika terdefinisi, semua input menghasilkan nilai , sehingga grafik fungsi menjadi satu garis horizontal.
Hubungan kebalikan ini penting. Faktor yang lebih besar membuat grafik lebih sempit, karena skala horizontalnya adalah .
Visualisasi Dilatasi Horizontal
Fungsi kuadrat memperlihatkan hubungan kebalikan tersebut untuk beberapa pengali masukan.
Grafik tersebut menunjukkan:
- Fungsi asli sebagai referensi
- Fungsi memakai pengali masukan , sehingga skala horizontalnya
- Fungsi memakai pengali masukan , sehingga skala horizontalnya
- Semua grafik memiliki titik puncak yang sama di
Dilatasi Horizontal pada Fungsi Linear
Aturan yang sama berlaku pada fungsi linear .
Ketiga garis menunjukkan:
- Fungsi asli memiliki kemiringan
- Fungsi memiliki kemiringan (ditekan horizontal)
- Fungsi memiliki kemiringan (diregangkan horizontal)
- Semua garis memotong sumbu di titik yang sama
Nilai Mana yang Bergeser pada Skala Horizontal
Setelah kamu tahu apakah grafik meregang atau memampat, kamu perlu tahu nilai mana yang ikut berpindah. Dilatasi horizontal membagi setiap koordinat horizontal dengan faktor yang mengalikan masukan, jadi posisi sepanjang sumbu berubah sedangkan tingginya tetap.
Ambil titik pada grafik . Titik yang bersesuaian pada grafik adalah . Nilai tetap karena dilatasi horizontal tidak pernah mengubah tinggi titik.
| Bagian fungsi | Sebelum dilatasi | Setelah dilatasi dengan |
|---|---|---|
| Titik | Pada grafik | Berpindah ke |
| Domain | Selang asli | Menjadi |
| Range | Nilai keluaran asli | Tetap sama seperti semula |
| Titik potong sumbu | Di | Berpindah ke |
| Titik potong sumbu | Di | Tetap di |
Domain ikut menyempit atau melebar bersama grafik karena domain memuat batas nilai , sedangkan range tidak berubah karena tinggi grafik di setiap titik tetap. Translasi horizontal menggeser koordinat itu tanpa mengubah ukurannya.
Mengubah Laju Pertumbuhan Fungsi Eksponensial
Pada fungsi eksponensial , pengali masukan mengubah seberapa cepat grafik naik.
Pada fungsi eksponensial:
- Asimtot horizontal tetap di untuk kedua fungsi
- Titik potong dengan sumbu tetap sama di
- Laju pertumbuhan fungsi berubah sesuai pengali masukan
Dilatasi Horizontal dengan Pengali Masukan Negatif
Pengali masukan negatif menggabungkan penskalaan horizontal dengan pencerminan.
Ketika pengali masukan negatif:
- Grafik mengalami refleksi terhadap sumbu
- Besar skala horizontalnya adalah
- Bentuk grafik tetap sama karena fungsi kuadrat simetris
Latihan
Tiga soal berikut memakai aturan lebar grafik yang baru saja kamu pelajari. Setiap soal mengalikan masukan dengan faktor tertentu, jadi perhatikan apakah faktornya lebih besar dari satu, di antara nol dan satu, atau negatif. Kerjakan dulu tanpa melihat kunci, lalu bandingkan langkahmu dengan pembahasan di bawah.
-
Diberikan fungsi . Tentukan persamaan fungsi yang dihasilkan oleh pengali masukan .
-
Grafik fungsi mengalami dilatasi horizontal dengan faktor masukan . Tentukan persamaan fungsi hasilnya, lalu tentukan domain fungsi tersebut.
-
Fungsi mengalami dilatasi horizontal dengan pengali masukan . Tentukan titik puncak fungsi hasilnya.
Kunci Jawaban
Dilatasi horizontal mengganti menjadi hasil kali faktor dengan , karena di situlah letak aturan lebarnya. Persamaannya lalu disederhanakan dan grafik barunya diperiksa untuk memastikan apakah grafik meregang atau memampat.
-
Dilatasi horizontal dengan pengali masukan :
Fungsi dan Hasil DilatasinyaPengali masukan menghasilkan skala horizontal , sehingga parabola menjadi lebih sempit. -
Persamaan fungsi hasil dilatasi:
- Dilatasi horizontal:
- Domain setelah dilatasi: tetap karena pengali masukannya positif
Visualisasi:
Fungsi dan Hasil DilatasinyaPengali masukan menghasilkan skala horizontal , sehingga kurva akar kuadrat menjadi dua kali lebih lebar. -
Fungsi asli memiliki titik puncak di . Setelah dilatasi horizontal dengan pengali masukan : , titik puncaknya menjadi .
Fungsi dan Hasil DilatasinyaPengali masukan mencerminkan fungsi nilai mutlak terhadap sumbu tanpa mengubah skala horizontalnya.