For AI agents: use /llms.txt for the Nakafa content index.
Pencerminan terhadap Sumbu Vertikal
Pencerminan terhadap Sumbu Vertikal Salin Konten
Buka
Pencerminan terhadap sumbu y y y adalah salah satu jenis transformasi geometri yang memindahkan setiap titik pada suatu objek ke posisi baru. Bayangkan sumbu y y y sebagai cermin. Setiap titik akan memiliki bayangan di sisi berlawanan dari sumbu y y y dengan jarak yang sama dari sumbu y y y .
Jika sebuah titik P ( x , y ) P(x, y) P ( x , y ) dicerminkan terhadap sumbu y y y , maka koordinat bayangannya, P ′ ( x ′ , y ′ ) P'(x', y') P ′ ( x ′ , y ′ ) , akan mengikuti aturan:
Sehingga, peta dari titik P ( x , y ) P(x, y) P ( x , y ) adalah P ′ ( − x , y ) P'(-x, y) P ′ ( − x , y ) .
Perhatikan bahwa nilai koordinat y y y tidak berubah, sedangkan nilai koordinat x x x menjadi lawannya (negatifnya jika positif, positifnya jika negatif).
Misalkan kita memiliki titik A ( 3 , 4 ) A(3, 4) A ( 3 , 4 ) . Jika titik A A A dicerminkan terhadap sumbu y y y , maka bayangannya, A ′ A' A ′ , dapat ditentukan sebagai berikut:
Koordinat x x x asli adalah 3 3 3 , maka x ′ = − 3 x' = -3 x ′ = − 3 .
Koordinat y y y asli adalah 4 4 4 , maka y ′ = 4 y' = 4 y ′ = 4 .
Jadi, bayangan titik A A A adalah A ′ ( − 3 , 4 ) A'(-3, 4) A ′ ( − 3 , 4 ) .
Mari kita visualisasikan ini:
Sekarang, mari kita cerminkan sebuah segitiga P Q R PQR P QR dengan titik-titik sudut P ( 1 , 2 ) P(1, 2) P ( 1 , 2 ) , Q ( 4 , 4 ) Q(4, 4) Q ( 4 , 4 ) , dan R ( 2 , 0 ) R(2, 0) R ( 2 , 0 ) terhadap sumbu y y y .
Untuk mencerminkan segitiga, kita perlu mencerminkan setiap titik sudutnya.
Titik P ( 1 , 2 ) P(1, 2) P ( 1 , 2 ) : Bayangannya adalah P ′ ( − 1 , 2 ) P'(-1, 2) P ′ ( − 1 , 2 ) .
Titik Q ( 4 , 4 ) Q(4, 4) Q ( 4 , 4 ) : Bayangannya adalah Q ′ ( − 4 , 4 ) Q'(-4, 4) Q ′ ( − 4 , 4 ) .
Titik R ( 2 , 0 ) R(2, 0) R ( 2 , 0 ) : Bayangannya adalah R ′ ( − 2 , 0 ) R'(-2, 0) R ′ ( − 2 , 0 ) .
Dengan menghubungkan titik-titik bayangan P ′ Q ′ R ′ P'Q'R' P ′ Q ′ R ′ , kita mendapatkan segitiga bayangan.
Misalkan kita memiliki garis dengan persamaan y = x + 2 y = x + 2 y = x + 2 . Untuk mencari persamaan bayangannya setelah dicerminkan terhadap sumbu y y y , kita substitusikan x x x dengan − x -x − x (karena x ′ = − x x' = -x x ′ = − x ) dan y y y dengan y y y (karena y ′ = y y' = y y ′ = y ) ke dalam persamaan asli.
Substitusikan x → − x x \rightarrow -x x → − x :
Persamaan bayangannya adalah:
Mari kita visualisasikan kedua garis ini:
Tentukan koordinat bayangan dari titik K ( − 5 , 8 ) K(-5, 8) K ( − 5 , 8 ) jika dicerminkan terhadap sumbu y y y !
Sebuah segitiga A B C ABC A B C memiliki titik sudut A ( 2 , 1 ) A(2, 1) A ( 2 , 1 ) , B ( 5 , 3 ) B(5, 3) B ( 5 , 3 ) , dan C ( 3 , 6 ) C(3, 6) C ( 3 , 6 ) . Tentukan koordinat bayangan segitiga A ′ B ′ C ′ A'B'C' A ′ B ′ C ′ setelah dicerminkan terhadap sumbu y y y !
Tentukan persamaan bayangan dari garis 3 x − 2 y + 6 = 0 3x - 2y + 6 = 0 3 x − 2 y + 6 = 0 jika dicerminkan terhadap sumbu y y y !
Sebuah garis memiliki persamaan y = − 3 x − 4 y = -3x - 4 y = − 3 x − 4 . Tentukan persamaan bayangannya setelah dicerminkan terhadap sumbu y y y .
Bayangan titik K ( − 5 , 8 ) K(-5, 8) K ( − 5 , 8 ) adalah K ′ ( 5 , 8 ) K'(5, 8) K ′ ( 5 , 8 ) .
Penjelasan: x ′ = − ( − 5 ) = 5 x' = -(-5) = 5 x ′ = − ( − 5 ) = 5 , y ′ = 8 y' = 8 y ′ = 8 .
Koordinat bayangan segitiga A ′ B ′ C ′ A'B'C' A ′ B ′ C ′ adalah:
A ′ ( − 2 , 1 ) A'(-2, 1) A ′ ( − 2 , 1 )
Persamaan bayangan garis 3 x − 2 y + 6 = 0 3x - 2y + 6 = 0 3 x − 2 y + 6 = 0 adalah − 3 x − 2 y + 6 = 0 -3x - 2y + 6 = 0 − 3 x − 2 y + 6 = 0 .
Penjelasan: Substitusi dengan ke dalam persamaan asli:
Persamaan bayangan garis y = − 3 x − 4 y = -3x - 4 y = − 3 x − 4 adalah y = 3 x − 4 y = 3x - 4 y = 3 x − 4 .
Penjelasan: Substitusi x x x dengan − x -x − x :
B ′ ( − 5 , 3 ) B'(-5, 3) B ′ ( − 5 , 3 )
C ′ ( − 3 , 6 ) C'(-3, 6) C ′ ( − 3 , 6 )