Komponen Vektor pada Tiga Sumbu Koordinat
Vektor tiga dimensi memiliki besar dan arah dalam ruang tiga dimensi. Vektor dua dimensi hanya memiliki komponen pada sumbu dan , sedangkan vektor tiga dimensi juga memiliki komponen pada sumbu .
Representasi Vektor Tiga Dimensi
Vektor tiga dimensi memerlukan koordinat ketiga, dan ada beberapa notasi untuk menuliskannya. Koordinat ketiga itu menetapkan posisi pada sumbu vertikal, dan ketiga bilangan bersama-sama menentukan panjang serta arah vektor.
Notasi Vektor Tiga Dimensi
Vektor tiga dimensi memerlukan koordinat ketiga, dan setiap notasi menuliskan ketiga koordinat itu dalam urutan yang tetap. Daftar berikut menampilkan notasi yang umum dipakai.
Vektor tiga dimensi dapat dinotasikan dengan berbagai cara:
- Notasi huruf dengan tanda panah di atasnya: atau
- Notasi komponen: atau
- Notasi basis:
Komponen Vektor Tiga Dimensi
Vektor dalam ruang tiga dimensi memiliki tiga komponen koordinat skalar. Perkalian setiap skalar dengan vektor satuan sumbunya menghasilkan proyeksi vektor yang bersesuaian:
Pada bentuk ini:
- adalah komponen skalar sepanjang sumbu , sedangkan adalah proyeksi vektornya
- adalah komponen skalar sepanjang sumbu , sedangkan adalah proyeksi vektornya
- adalah komponen skalar sepanjang sumbu , sedangkan adalah proyeksi vektornya
- adalah vektor satuan pada sumbu , , dan
Panjang Vektor Tiga Dimensi
Panjang atau besar vektor tiga dimensi ditentukan dengan rumus:
Contoh:
Jika , maka panjang vektor adalah:
Operasi Vektor Tiga Dimensi
Menjumlahkan dan mengurangkan vektor ruang berarti mengerjakan ketiga koordinatnya dengan aturan yang sama seperti di bidang datar. Satu koordinat yang salah membuat seluruh hasilnya salah, jadi kerjakan baris demi baris.
Penjumlahan, pengurangan, dan perkalian skalar pada vektor tiga dimensi memakai aturan komponen yang sama seperti pada dua dimensi.
Penjumlahan dan Pengurangan Vektor
Penjumlahan dan pengurangan vektor tiga dimensi dilakukan dengan menjumlahkan atau mengurangkan komponen-komponen yang bersesuaian.
Jika dan , maka:
Perkalian Skalar dengan Vektor
Perkalian skalar dengan vektor mengalikan besarnya dengan . Jika tak nol, arahnya tetap ketika dan berbalik ketika .
Perkalian Titik atau Dot Product
Perkalian titik antara dua vektor dan menghasilkan skalar yang didefinisikan sebagai:
Pada rumus ini, adalah sudut antara kedua vektor.
Perkalian titik memiliki sifat:
- (komutatif)
- jika dan hanya jika dan ortogonal. Jika kedua vektor tidak nol, kedua vektor saling tegak lurus
Perkalian Silang atau Cross Product
Perkalian silang antara dua vektor dan menghasilkan vektor yang hasil kali titiknya dengan masing-masing faktor bernilai nol:
Besar dari hasil perkalian silang adalah:
Pada rumus ini, adalah sudut antara kedua vektor.
Jika , arahnya tegak lurus terhadap kedua faktor dan mengikuti kaidah tangan kanan dari menuju . Jika salah satu faktor adalah vektor nol atau kedua faktor sejajar, hasil kali silangnya adalah sehingga tidak memiliki arah geometris.
Aplikasi Vektor Tiga Dimensi
Vektor tiga dimensi memiliki banyak aplikasi dalam berbagai bidang:
- Fisika: Untuk menggambarkan gaya, kecepatan, percepatan, dan momentum dalam ruang tiga dimensi
- Grafika Komputer: Untuk merepresentasikan posisi dan pergerakan objek dalam ruang tiga dimensi
- Robotika: Untuk mengontrol pergerakan robot dalam ruang
- Navigasi: Untuk menentukan arah dan jarak dalam ruang tiga dimensi
- Teknik Mesin: Untuk analisis struktur dan mekanika fluida