Tiga Sifat yang Perlu Dibaca
Kita sudah mengenal tiga partikel penyusun atom: proton, neutron, dan elektron. Sekarang fokusnya bukan lagi “siapa yang menemukan”, tetapi sifat apa yang membedakan ketiganya.
Ada tiga sifat yang paling sering dipakai untuk membaca atom dasar:
- muatan, yaitu tanda listrik partikel
- massa, yaitu seberapa besar sumbangan partikel terhadap massa atom
- letak, yaitu bagian atom tempat partikel berada dalam model atom
Bagian Atomic Structure and Symbolism dari OpenStax menyajikan tabel muatan, massa, dan letak partikel subatom. Tabel sumber itu bisa dibuka di openstax.org.
Untuk nilai konstanta yang lebih presisi, NIST menerbitkan CODATA recommended values. Ringkasannya bisa dibuka di physics.nist.gov.
Mini Lab Sifat Partikel
Ganti mode di bawah ini. Perhatikan dulu gambar besarnya: arah belokan, tinggi massa pembanding, dan lokasi partikel di dalam atom.
- Proton
- Neutron
- Elektron
Muatan Menentukan Arah Belokan
Muatan listrik bisa dibaca sebagai “tanda interaksi” partikel. Proton bertanda positif, elektron bertanda negatif, sedangkan neutron tidak memiliki muatan total.
Muatan mutlak proton dan elektron sama besar, hanya tandanya berlawanan:
Artinya:
- proton memiliki muatan
- elektron memiliki muatan
- neutron memiliki muatan
Di medan listrik, partikel bermuatan mendapat gaya. Cara ringkas membacanya:
Simbol adalah muatan partikel, sedangkan adalah medan listrik. Jika positif, arah gayanya searah medan. Jika negatif, arahnya berlawanan. Jika , partikel tidak dibelokkan oleh medan listrik sederhana.
Medan listrik dapat dibayangkan seperti angin yang hanya terasa oleh benda bermuatan. Proton dan elektron sama-sama mendapat dorongan, tetapi arahnya berlawanan. Neutron netral, jadi pada model sederhana ini ia lewat lurus.
Massa Menentukan Seberapa Kuat Perubahan Gerak
Massa partikel subatom sangat kecil, sehingga kita sering memakai satuan massa atom atau sma. Satuan ini juga sering ditulis . Satu didefinisikan dari massa atom .
| Partikel | Muatan relatif | Massa relatif | Massa absolut | Letak utama |
|---|---|---|---|---|
| Proton | Inti atom | |||
| Neutron | Inti atom | |||
| Elektron | Ruang sekitar inti |
Tabel ini menunjukkan dua hal penting. Pertama, proton dan neutron hampir sama berat. Kedua, elektron sangat ringan dibanding proton dan neutron.
Perbandingan sederhananya:
Jadi, satu proton massanya kira-kira sama dengan elektron. Karena itu, hampir seluruh massa atom berasal dari inti, bukan dari elektron.
Jika dua benda didorong dengan gaya yang sama, bola tenis lebih mudah berubah gerak daripada bola bowling. Ini hanya perbandingan massa, bukan bentuk partikel. Dalam atom, elektron jauh lebih ringan, sehingga pengaruh gaya pada geraknya bisa jauh lebih besar daripada pada proton.
Letak Menentukan Peran
Letak partikel membuat perannya berbeda.
| Partikel | Letak | Peran yang paling sering dipakai |
|---|---|---|
| Proton | Inti atom | Menentukan identitas unsur. |
| Neutron | Inti atom | Menambah massa dan membedakan isotop. |
| Elektron | Ruang sekitar inti | Banyak menentukan reaksi kimia dan pembentukan ion. |
Jumlah proton menentukan unsur. Misalnya, atom dengan proton adalah karbon. Jika jumlah neutronnya berubah, unsur masih karbon, tetapi isotopnya berbeda. Jika jumlah elektronnya berubah, atom menjadi ion.
Untuk atom netral, jumlah proton dan elektron sama:
Kalimat itu bukan berarti proton dan elektron massanya sama. Maksudnya, jumlah muatan positif dan negatifnya saling menyeimbangkan.
Bekal untuk Membaca Lambang Atom
Lambang atom memakai tiga informasi penting. Pada halaman Lambang Atom, informasi itu ditulis di sekitar simbol unsur. Dari sifat partikel subatom, cara membacanya seperti ini:
- jumlah proton dibaca sebagai nomor atom
- jumlah proton dan neutron dibaca sebagai nomor massa
- selisih proton dan elektron dibaca sebagai muatan ion
Jadi, jangan menghafal tabel sebagai angka terpisah. Baca hubungan utamanya: proton memberi identitas, neutron menambah massa, dan elektron mengatur muatan luar atom.