Di kebun milik negara ini sebenarnya hanya ada satu koleksi plasma nutfah mangga Indonesia dan melalui eksplorasi koleksi itu menghasilkan -an aksesi dan jenis mangga hasil persilangan. Para periset memakai dua jalur, yakni metode seleksi untuk menentukan peruntukan varietas, misalnya varietas yang cocok bagi buah segar atau untuk jus, manisan, dan sebagainya. Metode lain adalah persilangan dengan menggabungkan sifat unggul jenis mangga berbeda, kemudian didapatkan jenis F1 atau varian. Hasil ini diolah lagi menjadi keturunan yang menjadi bagian koleksi karena memiliki sifat berbeda meski berasal dari satu induk. Sejauh ini, Kemtan sudah melepas jenis varian mangga dari hasil riset di badan penelitian dan pengembangan yang meliputi dua varian hasil persilangan dan varian hasil seleksi. Dua varian hasil persilangan itu adalah agri gardina-45 (disebut mangga pisang) – hasil persilangan mangga harum manis dan mangga saigon – dan denarum agrihorti – hasil persilangan mangga arummanis-143 dan mangga haden dari California, AS. – dengan daging buah sedang, kuantitas serat rendah, aroma harum, dan rasa manis agak asam dengan kadar vitamin C tinggi ( mg per gr). Sementara itu, upaya menjadikan mangga harum manis memiliki warna kulit merah ini penting mengingat konsumen di negara tujuan ekspor termasuk pemilih. Sebagai contoh, konsumen di Jepang menyukai mangga dengan kulit merah karena mereka menganggap mangga berkulit hijau belum matang.
Manakah pernyataan berikut yang paling benar berdasarkan paragraf tersebut?