Determinan adalah alat matematika yang sangat penting dalam aljabar linear. Bayangkan determinan sebagai pengukur "kekuatan" suatu matriks, ia memberitahu kita seberapa besar perubahan yang dialami suatu ruang ketika ditransformasi oleh matriks tersebut.
Setiap matriks persegi memiliki satu nilai determinan yang unik. Nilai ini bisa positif, negatif, atau nol, dan masing-masing memberitahu kita informasi yang berbeda tentang matriks tersebut.
Determinan adalah fungsi khusus yang mengambil matriks persegi dan menghasilkan satu bilangan real:
det:Rn×n→R:A↦detA
Fungsi ini unik karena memiliki tiga sifat khas yang tidak dimiliki fungsi lain.
Jika kita mengalikan seluruh matriks dengan skalar λ, determinan akan terdampak dengan pangkat n:
det(λA)=λn⋅detA
Ini karena setiap baris dikalikan dengan λ, dan ada n baris total.
Ketika kita menukar dua baris matriks, determinan berubah tanda:
detB=−detA
Yang menarik, ketika kita menambahkan kelipatan satu baris ke baris lain, determinan tidak berubah:
det⋮aj⋮ai+λaj⋮
=det⋮aj⋮ai⋮
Mengalikan baris dengan skalar λ=0 mengubah determinan menjadi detA′=λ⋅detA. Menukar baris mengubah tanda menjadi detA′=−detA. Menambahkan kelipatan baris lain tidak mengubah determinan sama sekali.
Determinan adalah kunci untuk memahami apakah matriks dapat dibalik. Untuk matriks persegi A, kondisi berikut setara:
Matriks A dapat dibalik
Terdapat matriks inversA−1 yang memenuhi AA−1=I
Peringkat matriks penuh: peringkat(A)=n
Kernel hanya berisi nol: ker(A)={0}
Kolom-kolom linear independen
Baris-baris linear independen
Determinan tidak nol: detA=0
Jika determinan nol, matriks "meratakan" ruang ke dimensi yang lebih rendah, sehingga transformasi tidak dapat dibalik.
Jika baris-baris matriks saling bergantung secara linear, determinan pasti nol. Ini terjadi karena sifat antisimetris determinan, dependensi linear menciptakan situasi di mana kita bisa membuat baris yang identik melalui operasi linear.