Untuk mencari nilai eigen suatu matriks, kita memerlukan alat matematika yang sangat penting dalam aljabar linear. Bayangkan kita ingin mencari semua nilai λ yang membuat matriks A−λI menjadi singular (tidak dapat diinversi).
Misalkan A∈Kn×n. Kita dapat membentuk fungsi khusus:
χA(t)=det(A−t⋅I)
χA(t)=an⋅tn+an−1⋅tn−1+⋯+a1t+a0
Fungsi ini adalah polinomial berderajat n dalam t∈K, yang kita sebut polinomial karakteristik dari A.
dengan koefisien a0,…,an−1,an∈K.
Faktanya, χA(t) benar-benar merupakan polinomial berderajat n untuk setiap matriks A∈Kn×n.
Sekarang, bagaimana jika sebuah nilai eigen muncul beberapa kali sebagai akar polinomial karakteristik? Misalkan A∈Kn×n dan λ∈K. Multiplisitas dari akar t=λ dari polinomial karakteristik χA(t) disebut multiplisitas aljabarμA(λ) dari nilai eigen λ dari A. Kita katakan λ adalah nilai eigen dengan multiplisitas μA(λ) dari A.
Misalkan A=313200−1−41∈K3×3. Polinomial karakteristik dari A adalah:
χA(t)=det3−t132−t0−1−41−t
=(3−t)⋅(−t)⋅(1−t)−2⋅(1⋅(1−t)+3⋅4)+1⋅3⋅t
=−3t+3t2+t2−t3−2+2t−24−3t
=−t3+4t2−4t−26
Untuk K=R, χA(t) hanya memiliki akar λ1≈−1.8003 dengan multiplisitas aljabar μA(λ1)=1.
Untuk K=C, χA(t) memiliki akar λ1≈−1.8003, λ2≈2.9001+2.4559i, dan λ3≈2.9001−2.4559i dengan multiplisitas aljabar masing-masing μA(λ1)=μA(λ2)=μA(λ3)=1.
Polinomial karakteristik dari matriks A=(1021) adalah:
χA(t)=det(A−t⋅I)=det(1−t021−t)
=(1−t)⋅(1−t)−0⋅2=(1−t)2
=t2−2⋅t+1
Matriks ini memiliki akar λ=1 dengan multiplisitas aljabar μA(1)=2. λ=1 adalah satu-satunya nilai eigen dari A. Kita telah menghitung bahwa dimEigA(1)=1.
Sekarang, mari kita jelajahi sesuatu yang menarik: bagaimana polinomial karakteristik bekerja pada transformasi geometrik yang sering kita temui di R2→R2:
Matriks-matriks serupa memiliki sifat yang sangat menarik: mereka memiliki polinomial karakteristik yang sama, dan karena itu memiliki nilai eigen yang sama, jejak yang sama, dan determinan yang sama.
Mari kita lihat mengapa hal ini benar. Misalkan S∈Kn×n dapat diinversi dan B=S−1⋅A⋅S. Maka:
Sekarang, bagaimana dengan vektor eigen dari matriks serupa? Misalkan A,B∈Kn×n adalah matriks serupa dengan B=S−1⋅A⋅S dan matriks invertible S∈Kn×n. Jika λ∈K adalah nilai eigen dari A dan B, dan v∈Kn adalah vektor eigen dari A untuk nilai eigen λ, maka w=S−1⋅v adalah vektor eigen dari B untuk nilai eigen λ.
Mari kita lihat mengapa ini benar. Misalkan A⋅v=λ⋅v dan w=S−1⋅v. Maka:
B⋅w=S−1⋅A⋅S⋅S−1⋅v=S−1⋅A⋅v
=S−1⋅λ⋅v=λ⋅S−1⋅v=λ⋅w
Ini menunjukkan bahwa transformasi keserupaan tidak hanya mempertahankan nilai eigen, tetapi juga memberikan cara sistematis untuk mengubah vektor eigen.