Pada model ini, beban kecil digeser di atas dek jembatan. Dua kabel menarik beban ke arah menara. Setiap tarikan kabel adalah vektor karena punya besar gaya dan arah tarikan. Coba geser beban, lalu perhatikan bagaimana panjang panah dan arahnya ikut berubah.
Tarikan Kabel sebagai Vektor
Geser beban di atas jembatan. Panah menunjukkan gaya tegangan kabel yang bekerja pada beban.
Geser posisi beban
0 m
Besar
ditunjukkan oleh panjang panah
Arah
ditunjukkan oleh kemiringan panah
Resultan
gabungan beberapa vektor yang bekerja bersama
Perhatikan bagian pentingnya: saat beban tidak tepat di tengah, kedua kabel tidak lagi memberi tarikan yang sama. Kabel yang sudutnya berubah akan memiliki besar tegangan yang berbeda agar beban tetap tertahan. Jadi, dalam fisika, arah bukan hiasan visual. Arah ikut menentukan perhitungan.
Vektor sering digambar sebagai panah. Pangkal panah menunjukkan titik awal kerja vektor, ujung panah menunjukkan arah, dan panjang panah mewakili besar vektor.
Misalnya sebuah gaya ditulis sebagai F=20 N ke kanan. Simbol F menunjukkan bahwa gaya adalah vektor. Angka 20 N adalah besar gayanya. Frasa "ke kanan" adalah arahnya.
Ada juga vektor yang ditulis dari satu titik ke titik lain, seperti AB. Artinya, vektor itu berawal dari titik A dan berakhir di titik B.
∣AB∣=panjang vektor dari A ke B
Tanda mutlak di sekitar vektor berarti kita hanya membicarakan besarnya, bukan arahnya.
Dua vektor dikatakan sama jika besar dan arahnya sama. Letaknya boleh berbeda.
Bayangkan dua anak mendorong dua meja berbeda. Keduanya mendorong dengan gaya 15 N ke kanan. Walaupun mejanya berbeda tempat, vektor gaya yang mereka berikan dapat dianggap sama karena besar dan arahnya sama.
Sebaliknya, gaya 15 N ke kanan dan gaya 15 N ke kiri bukan vektor yang sama. Besarnya sama, tetapi arahnya berlawanan.
Seorang siswa berjalan 4 m ke timur, lalu 3 m ke utara. Jarak yang ditempuh adalah jumlah lintasan:
4 m+3 m=7 m
Namun perpindahan bukan sekadar jumlah lintasan. Perpindahan adalah vektor dari posisi awal langsung ke posisi akhir.
s=42+32=5 m
Jadi, jaraknya 7 m, sedangkan besar perpindahannya 5 m dengan arah miring ke timur laut. Di sinilah vektor membantu: kita tidak hanya tahu "seberapa jauh", tetapi juga "ke mana".