Angka Saja Belum Cukup
Bayangkan kalian sedang memberi arahan ke teman: "jalan ." Teman kalian pasti akan bertanya, "ke mana?" Ke depan, ke kanan, atau naik tangga?
Di fisika, ada besaran yang tidak cukup dijelaskan dengan angka saja. Besaran seperti itu perlu besar dan arah. Besaran inilah yang disebut vektor.
Contohnya perpindahan ke timur, gaya ke atas, atau kecepatan ke kanan. Kalau arah dihilangkan, informasi fisikanya belum lengkap.
Melihat Vektor pada Jembatan
Pada model ini, beban kecil digeser di atas dek jembatan. Dua kabel menarik beban ke arah menara. Setiap tarikan kabel adalah vektor karena punya besar gaya dan arah tarikan. Coba geser beban, lalu perhatikan bagaimana panjang panah dan arahnya ikut berubah.
- Besar
- ditunjukkan oleh panjang panah
- Arah
- ditunjukkan oleh kemiringan panah
- Resultan
- gabungan beberapa vektor yang bekerja bersama
Perhatikan bagian pentingnya: saat beban tidak tepat di tengah, kedua kabel tidak lagi memberi tarikan yang sama. Kabel yang sudutnya berubah akan memiliki besar tegangan yang berbeda agar beban tetap tertahan. Jadi, dalam fisika, arah bukan hiasan visual. Arah ikut menentukan perhitungan.
Vektor dan Skalar
Tidak semua besaran perlu arah. Skalar adalah besaran yang cukup dijelaskan dengan nilai dan satuan. Vektor perlu nilai, satuan, dan arah.
| Situasi | Besaran | Jenis |
|---|---|---|
| Air bermassa | massa | skalar |
| Suhu ruang | suhu | skalar |
| Mobil menempuh jarak | jarak | skalar |
| Mobil berpindah ke utara | perpindahan | vektor |
| Anak mendorong meja dengan gaya ke kanan | gaya | vektor |
| Angin bergerak ke barat | kecepatan | vektor |
Cara cepat membedakannya begini: kalau pertanyaan "ke arah mana?" penting untuk memahami besaran itu, kemungkinan besar kalian sedang melihat vektor.
Membaca Panah Vektor
Vektor sering digambar sebagai panah. Pangkal panah menunjukkan titik awal kerja vektor, ujung panah menunjukkan arah, dan panjang panah mewakili besar vektor.
Misalnya sebuah gaya ditulis sebagai ke kanan. Simbol menunjukkan bahwa gaya adalah vektor. Angka adalah besar gayanya. Frasa "ke kanan" adalah arahnya.
Ada juga vektor yang ditulis dari satu titik ke titik lain, seperti . Artinya, vektor itu berawal dari titik dan berakhir di titik .
Tanda mutlak di sekitar vektor berarti kita hanya membicarakan besarnya, bukan arahnya.
Vektor Sama Bisa Berbeda Tempat
Dua vektor dikatakan sama jika besar dan arahnya sama. Letaknya boleh berbeda.
Bayangkan dua anak mendorong dua meja berbeda. Keduanya mendorong dengan gaya ke kanan. Walaupun mejanya berbeda tempat, vektor gaya yang mereka berikan dapat dianggap sama karena besar dan arahnya sama.
Sebaliknya, gaya ke kanan dan gaya ke kiri bukan vektor yang sama. Besarnya sama, tetapi arahnya berlawanan.
Panah Angin yang Tidak Bisa Dibaca Separuh
Seorang siswa berjalan ke timur, lalu ke utara. Jarak yang ditempuh adalah jumlah lintasan:
Namun perpindahan bukan sekadar jumlah lintasan. Perpindahan adalah vektor dari posisi awal langsung ke posisi akhir.
Jadi, jaraknya , sedangkan besar perpindahannya dengan arah miring ke timur laut. Di sinilah vektor membantu: kita tidak hanya tahu "seberapa jauh", tetapi juga "ke mana".