Rumus kosinus memberi besar resultan, tetapi belum memberi arah lengkapnya. Dalam soal vektor, jawaban seperti 15,6 N belum cukup jika arah gayanya belum disebutkan.
Untuk dua vektor, arah resultan dapat ditentukan dengan rumus sinus. Rumus ini bekerja pada segitiga resultan yang dibentuk oleh dua vektor dan resultannya.
Bsinϕ=Rsinθ
Pada bentuk ini, θ adalah sudut apit antara A dan B, R adalah besar resultan, dan ϕ adalah sudut antara A dan resultan R.
Rumus sinus biasanya dipakai setelah besar resultan sudah diketahui.
Rumus sinus kurang praktis jika vektornya lebih dari dua atau jika arah tiap vektor sudah diberikan terhadap sumbu koordinat. Pada kondisi itu, metode komponen biasanya lebih aman karena semua arah ditata pada sumbu x dan y.
Gunakan rumus sinus saat bentuk soalnya jelas: dua vektor, sudut apit diketahui, besar resultan sudah ada, dan yang dicari adalah arah resultan terhadap salah satu vektor.