Vektor Sama Tidak Bergantung pada Tempat
Dua vektor dikatakan sama jika besar dan arahnya sama. Letak panahnya boleh berbeda. Kesamaan ini membandingkan vektornya. Untuk gaya, titik kerjanya tetap dapat mengubah efek putar walaupun vektor gayanya tidak berubah.
Pada visual tersebut, dan berada pada garis yang berbeda. Keduanya tetap sama sebagai vektor karena memiliki besar dan arah yang sama. Perpindahan posisi panah tidak mengubah besar dan arah vektor.
Kebebasan menggeser vektor abstrak pada diagram tidak berarti setiap titik kerja fisik dapat saling menggantikan. Gaya yang bekerja pada titik berbeda dapat menghasilkan momen gaya yang berbeda.
Vektor Negatif Membalik Arah
Vektor negatif dari ditulis sebagai . Besarnya sama dengan , tetapi arahnya berlawanan.
Contohnya, gaya ke kanan dan gaya ke kiri adalah pasangan vektor yang saling berlawanan. Jika keduanya bekerja pada benda yang sama sepanjang garis yang sama, resultan kedua gaya adalah vektor nol.
Perkalian Skalar Mengubah Besar dan Arah
Skalar adalah bilangan biasa yang tidak memiliki arah. Ketika vektor dikalikan dengan skalar , panjang vektor berubah sebesar kali.
| Bentuk | Besar hasil | Arah hasil |
|---|---|---|
| searah | ||
| searah | ||
| berlawanan arah dengan | ||
| menjadi vektor nol |
Tanda negatif pada skalar tidak membuat besar vektor menjadi negatif. Tanda itu membalik arah vektor.
Mengalikan Setiap Komponen
Untuk vektor pada model, ambil . Kalikan setiap komponen dengan skalar yang sama. Skalar negatif mengubah tanda komponen, sedangkan besar hasil tetap tidak negatif.
Besar awal adalah . Besar hasil tepat tiga kali besar awal, sesuai faktor .
Vektor Nol sebagai Hasil Saling Meniadakan
Vektor nol ditulis sebagai . Besarnya dan tidak memiliki arah tertentu karena pangkal dan ujungnya berhimpit.
Vektor nol sering muncul dari penjumlahan vektor yang saling meniadakan. Misalnya dua siswa menarik kotak dengan gaya sama besar pada arah berlawanan. Jika gaya-gaya itu tepat segaris, gabungannya tidak menghasilkan percepatan ke kanan atau ke kiri.
Pada keadaan setimbang, benda dapat tetap diam meskipun beberapa gaya bekerja padanya karena resultan semua gaya bernilai nol.