Pusat Distribusi Normal Menentukan Nilai Harapan
Nilai harapan adalah rata-rata berbobot peluang dari suatu variabel acak, atau rata-rata jangka panjang yang didekati oleh banyak pengamatan saling bebas. Secara umum, nilai harapan tidak harus sama dengan nilai yang paling sering muncul. Khusus pada distribusi normal, rata-rata, median, modus, dan nilai harapan berada di pusat yang sama.
Kesimetrian tersebut menghasilkan aturan nilai harapan yang sederhana.
Jika dengan , nilai harapannya sama dengan parameter rata-rata .
Secara matematis, kita dapat menuliskan:
Pada notasi tersebut, adalah variabel acak berdistribusi normal dan adalah parameter rata-ratanya.
Perhitungan berikut menunjukkan alasannya.
Menurunkan Nilai Harapan dari Integral
Nilai harapan suatu variabel acak kontinu didefinisikan sebagai:
Untuk distribusi normal dengan , fungsi kepadatan peluangnya adalah:
Substitusikan fungsi ini ke dalam rumus nilai harapan:
Gunakan substitusi . Maka dan .
Tuliskan densitas asal setelah substitusi sebagai , dan pertahankan sebagai faktor terpisah:
Perhatikan bahwa:
-
Integral pertama karena adalah fungsi ganjil. Dengan demikian, , sehingga luas bertanda pada interval simetris saling meniadakan.
-
Integral kedua adalah integral Gaussian. Setelah dikalikan faktor normalisasi , hasilnya menjadi peluang total pada kepadatan normal standar.
Maka:
Jadi, nilai harapan variabel acak normal sama dengan parameter rata-ratanya.
Untuk setiap distribusi normal , berlaku . Ini berarti kita tidak perlu melakukan integrasi setiap kali menghitung nilai harapan distribusi normal, cukup menggunakan nilai parameter .
Arti Nilai Harapan dalam Data
Untuk distribusi normal, hubungan antara nilai harapan dan rata-rata adalah sebagai berikut.
Untuk variabel acak normal dengan rata-rata dan simpangan baku , nilai harapannya tepat . Pada banyak pengamatan saling bebas dari distribusi tersebut, rata-rata sampel mendekati sesuai hukum bilangan besar.
Contoh:
Jika tinggi badan sekelompok siswa terdistribusi normal dengan rata-rata , maka nilai harapan tinggi badan siswa yang dipilih secara acak adalah .
Nilai Harapan Skor Ujian dan Berat Bayi
Contoh 1
Misalkan hasil ujian matematika di suatu kelas terdistribusi normal dengan rata-rata dan standar deviasi . Berapakah nilai harapan skor ujian seorang siswa?
Penyelesaian:
Karena distribusi normal memiliki sifat , maka nilai harapan skor ujian adalah:
Jadi, nilai harapan skor ujian seorang siswa adalah .
Contoh 2
Misalkan berat bayi baru lahir di suatu rumah sakit dimodelkan dengan distribusi normal yang memiliki rata-rata dan simpangan baku . Tentukan berat harapan satu bayi yang dipilih secara acak.
Penyelesaian:
Diketahui dan .
Berat harapannya sama dengan parameter rata-rata:
Latihan
Kedua soal memberikan rata-rata dan simpangan baku suatu distribusi normal, lalu meminta nilai harapannya. Bacalah rata-rata langsung dari deskripsinya, karena nilai harapan distribusi normal sama dengan titik pusatnya.
-
Waktu tempuh dari rumah ke sekolah dimodelkan dengan distribusi normal yang memiliki rata-rata dan simpangan baku . Tentukan waktu tempuh harapannya.
-
Suhu udara harian di Jakarta selama Juni dimodelkan dengan distribusi normal yang memiliki rata-rata dan simpangan baku . Berapa suhu harapan pada hari yang dipilih secara acak?
-
Nilai ujian fisika siswa kelas dimodelkan dengan distribusi normal yang memiliki rata-rata dan simpangan baku . Berapa nilai harapan siswa yang dipilih secara acak?
Kunci Jawaban
-
Penyelesaian Soal 1:
Diketahui: ,
Karena distribusi normal memiliki sifat , maka:
Jawaban: Nilai harapan waktu tempuh perjalanan adalah .
-
Penyelesaian Soal 2:
Diketahui: ,
Menggunakan sifat dasar distribusi normal:
Jawaban: Nilai harapan suhu udara adalah .
-
Penyelesaian Soal 3:
Diketahui: ,
Untuk peubah acak berdistribusi normal, berlaku . Jadi:
Jawaban: Nilai harapan ujian siswa adalah .