Empat Aturan Perkalian Bilangan Kompleks
Perkalian bilangan kompleks mengikuti hukum komutatif, asosiatif, identitas, dan distributif yang sudah dikenal. Misalkan dan adalah sembarang bilangan kompleks. Setiap hukum diperiksa dengan satu contoh bilangan, sehingga kamu dapat mengikuti sendiri penguraian hasil kalinya.
Komutatif
Sifat komutatif berarti urutan dalam perkalian dua bilangan kompleks tidak memengaruhi hasil perkalian.
Contoh:
Misal dan .
Kedua hasil kali bernilai , sehingga sifat komutatif terverifikasi pada contoh ini.
Asosiatif
Sifat asosiatif menyatakan bahwa saat mengalikan tiga bilangan kompleks atau lebih, pengelompokan perkalian tidak mengubah hasil.
Contoh:
Misal , , dan .
Kedua pengelompokan bernilai , sehingga sifat asosiatif terverifikasi pada contoh ini.
Identitas Perkalian
Bilangan kompleks adalah elemen identitas untuk perkalian. Artinya, mengalikan bilangan kompleks apa pun dengan menghasilkan bilangan kompleks yang sama.
Contoh:
Misal .
Distributif Perkalian Terhadap Penjumlahan
Sifat ini menghubungkan operasi perkalian dan penjumlahan bilangan kompleks.
Contoh:
Misal , , .
Ruas kiri:
Ruas kanan:
Kedua ruas bernilai , sehingga hukum distributif terverifikasi pada contoh ini.
Contoh Pembuktian Menggunakan Sifat
Hukum yang sama dapat digunakan untuk membuktikan identitas aljabar. Untuk sembarang , uraikan sebagai berikut:
Tuliskan kuadrat sebagai perkalian dua faktor yang sama:
Gunakan sifat distributif:
Gunakan sifat distributif:
Tuliskan perkalian faktor yang sama sebagai kuadrat:
Gunakan sifat komutatif, :
Gabungkan suku-suku sejenis:
Invers Perkalian
Setiap bilangan kompleks memiliki invers perkalian, dinotasikan sebagai atau , sedemikian sehingga .
Misalkan . Maka:
Berdasarkan kesamaan dua bilangan kompleks, kita peroleh sistem persamaan:
Untuk mengisolasi , kalikan persamaan pertama dengan dan persamaan kedua dengan , lalu jumlahkan:
Untuk mengisolasi , kalikan persamaan pertama dengan dan persamaan kedua dengan , lalu jumlahkan. Karena , berlaku sehingga kita boleh membagi dengan nilai tersebut:
Jadi, invers perkalian dari adalah:
Perhatikan bahwa dan . Maka rumus invers bisa juga ditulis sebagai: