Vektor posisi adalah vektor yang berpangkal di titik O (titik asal) pada sistem koordinat dan berujung di suatu titik lain. Vektor ini memiliki peran penting untuk menentukan posisi atau letak suatu titik dalam sistem koordinat.
Visualisasi Vektor Posisi
Contoh vektor posisi dari titik asal O ke titik A dan .
Secara umum, jika kita memiliki titik P dengan koordinat (x,y) pada bidang, maka vektor posisi dari titik O ke titik P dapat ditulis sebagai OP=(x,y).
Pada ruang tiga dimensi, jika titik P memiliki koordinat (x,y,z), maka vektor posisinya adalah OP=(x,y,z).
Dalam visualisasi di bawah, kita menggunakan notasi OA, OB, OC, dan OD untuk menunjukkan vektor posisi dari titik O ke titik tertentu (A, B, C, atau D).
Vektor Posisi dalam Ruang Tiga Dimensi
Contoh beberapa vektor posisi dalam ruang tiga dimensi.
Vektor perpindahan dapat diperoleh dari selisih dua vektor posisi. Jika kita memiliki vektor posisi OA dan OB, maka vektor perpindahan dari A ke B adalah:
AB=OB−OA
Hubungan Vektor Posisi dan Vektor Perpindahan
Vektor perpindahan AB diperoleh dari selisih vektor posisi OB dan OA.
Dari contoh sebelumnya, vektor perpindahan dari A ke B adalah:
AB=OB−OA=(7,5)−(−3,2)=(7−(−3),5−2)=(10,3)
Sehingga, untuk berpindah dari titik A ke titik B, kita perlu bergerak 10 satuan ke kanan dan 3 satuan ke atas.