بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ
karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ
Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?
أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ
padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ
Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ
Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ
Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,
أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّا
Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
مَّتَٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ
(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ
Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ
dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),