Pengurangan matriks adalah operasi untuk menemukan selisih antara dua matriks. Sama seperti penjumlahan matriks, operasi pengurangan hanya dapat dilakukan jika kedua matriks yang terlibat memiliki ukuran atau ordo yang sama.
Hasil dari pengurangan matriks adalah sebuah matriks baru yang juga memiliki ordo yang sama, di mana setiap elemennya merupakan hasil pengurangan elemen-elemen yang bersesuaian dari kedua matriks awal.
Untuk mengurangkan dua matriks, ikuti langkah-langkah berikut:
Pastikan Ordo Sama: Langkah pertama dan paling penting adalah memeriksa apakah kedua matriks memiliki jumlah baris dan kolom yang sama. Jika ordonya berbeda, pengurangan tidak dapat dilakukan.
Kurangkan Elemen Seletak: Jika ordonya sama, kurangkan setiap elemen matriks kedua (pengurang) dari elemen matriks pertama yang posisinya bersesuaian (seletak).
Bentuk Matriks Hasil: Susun hasil pengurangan elemen-elemen tersebut ke dalam sebuah matriks baru. Matriks baru ini akan memiliki ordo yang sama dengan matriks-matriks awal.
Misalkan matriks K=1−23051 dan matriks L=[4027].
Matriks K berordo 3×2, sedangkan matriks L berordo 2×2. Karena ordo kedua matriks ini berbeda, maka pengurangan K−L (atau L−K) tidak dapat dilakukan atau tidak terdefinisi.
Berbeda dengan penjumlahan matriks yang memiliki beberapa sifat penting seperti komutatif dan asosiatif, pengurangan matriks umumnya tidak memiliki sifat-sifat tersebut.
Tidak Komutatif: Secara umum, urutan pengurangan matriks sangat berpengaruh. Artinya, A−B tidak sama dengan B−A, kecuali dalam kasus-kasus khusus (misalnya jika A=B).
A−B=B−A(secara umum)
Sebagai contoh, dari matriks P dan Q di atas:
P−Q=[6443]
Sedangkan,
Q−P=[2−114]−[8357]
Terlihat jelas bahwa P−Q=Q−P.
Tidak Asosiatif: Pengelompokan dalam pengurangan tiga matriks atau lebih juga berpengaruh pada hasil akhir. Secara umum, (A−B)−C tidak sama dengan A−(B−C).
(A−B)−C=A−(B−C)(secara umum)
Satu-satunya "sifat" yang penting untuk diingat adalah hubungannya dengan penjumlahan, yaitu A−B=A+(−B).
Dengan mengubah operasi pengurangan menjadi penjumlahan dengan matriks lawan, kita dapat memanfaatkan sifat-sifat penjumlahan jika diperlukan.